Bisnis Indonesia - bisnis.com
Sabtu, 03 Desember 2016

Hari Ini    WIB

Subuh

Zuhur

Ashar

Maghrib

Isya

Pasar Ekspor Belum Jadi Prioritas Industri Kapal

Nindya Aldila Kamis, 01/12/2016 02:42 WIB
Pasar Ekspor Belum Jadi Prioritas Industri Kapal
Ilustrasi.
Bisnis/Natalia Indah Kartikaningrum

Bisnis.com JAKARTA – Rendahnya permintaan global terhadap kapal membuat pelaku usaha kapal dalam negeri tidak berharap banyak terhadap pasar ekspor, sementara pasar domestik sedang kebanjiran pesanan.

Ketua Umum Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) Eddy Kurniawan Logam mengatakan kondisi kapal global saat ini sedang over suplai sehingga permintaan dunia, termasuk negara produsen terbesar di Asia juga tidak banyak berproduksi.

“Banyak kami lihat galangan di China, Korea Selatan dan Jepang lagi sepi. Bahkan saya dengar Korea Selatan akan bangun kapal domestik 63 unit dari shipyard lokal untuk mendukung keiatan galangan di sana,” ujarnya kepada Bisnis.com, Rabu (30/11).

Selain karena minim pesanan, lanjutnya, produk dalam negeri belum cukup kompetitif harganya ketimbang produk dari negara lain sehingga akan sulit bersaing.

Lain halnya dengan pasar dalam negeri yang masih banyak membutuhkan kapal, seperti kapal patroli, kapal peneliti, dan kapal ikan 200-500 GT. Ditambah dengan banyak proyek penggantian kapal tua dengan yang baru.

Menurut data Badan Pusat Statistika (BPS), ekspor kapal laut tercatat naik 40% pada Januari – Oktober 2016 dibanding periode 2015.

“Mungkin itu ekspor kapal perang dari PT PAL ke Filipina. Saya tidak tahu nilainya berapa. Namun, keyakinan kami kalau pembangunan kapal bisa berjalan berkesinambungan, 5-10 tahun lagi Indonesia bisa jadi eksporter kapal,” jelasnya.

Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
Apps Bisnis.com available on:    
more...