ARUS BALIK LEBARAN 2014: Awas, Jalur Rawan di Surabaya

Usai merayakan Lebaran di kampung halaman, umumnya sejumlah masyarakat kota yang melakukan tradisi mudik mulai bergegas untuk kembali ke daerah domisili.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 31 Juli 2014  |  01:44 WIB

Bisnis.com, SURABAYA - Usai merayakan Lebaran di kampung halaman, umumnya sejumlah masyarakat kota yang melakukan tradisi mudik mulai bergegas untuk kembali ke daerah domisili.

Meski puncak arus balik di Kota Surabaya diperkirakan terjadi pada H+5 Lebaran, tetapi sebagian kecil masyarakat sudah mulai kembali ke Surabaya sejak H+2 Lebaran.

Para pemudik, baik yang menggunakan sarana transportasi umum maupun pribadi perlu mewaspadai wilayah-wilayah di Surabaya yang berpotensi terjadi kecelakaan.

Kepala Bidang Operasional Dishub Kota Surabaya Subagio Utomo mengatakan ada beberapa titik lokasi rawan kecelakaan yang perlu diwaspadai oleh para pemudik yang akan masuk ke Kota Surabaya. Apalagi kebijakan larangan kendaraan berat atau truk melintas hanya berlaku pada H-4 hingga H1 Lebaran.

"Kendaraan berat seperti pengangkut barang kan mulai beroperasi kembali, sehingga aktivitas lalu lintas akan kembali normal dan kembali padat," katanya, Rabu (30/7/2014).

Berdasarkan peta potensi kecelakaan Dinas Perhubungan Kota Surabaya, lokasi yang rawan terjadi kecelakaan seperti di Jl. Ahmad Yani. Jalan ini merupakan akses keluar masuk Kota Surabaya. Selain itu karakter jalannya yang lurus kerap membuat pengendara cenderung mempercepat laju kendaraan.

Kawasan rawan kecelakaan lain adalah Jl. Mastrip. Kawasan ini merupakan perlintasan kendaraan berat serta memiliki karakter jalan yang menikung tajam.

Di Jl. Kalianak atau kawasan Greges juga merupakan akses keluar masuk Kota Surabaya, atau jalur dari dan menuju Kota Gresik. Kawasan ini pun menjadi perlintasan kendaraan berat.

Sementara, di Jl. Perak Barat, juga merupakan daerah perlintasan kendaraan berat, yang juga merupakan jalur menuju Pelabuhan Perak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
lebaran, Arus Balik

Editor : Stefanus Arief Setiaji
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top