Rawan Kebakaran, Pengelola Pasar Diminta Waspada Selama Puasa

Ikatan Pedagang Pasar Indonesia mengimbau kepada pengelola pasar dan stakeholder untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran pasar memasuki bulan suci Ramadan tahun ini.
Muhammad Khamdi
Muhammad Khamdi - Bisnis.com 18 Juni 2015  |  12:33 WIB
Pasar tradisional - Antara

Bisnis.com, SEMARANG - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia mengimbau kepada pengelola pasar dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran pasar memasuki Ramadan tahun ini. 

Abdullah Mansuri, Ketua umum Ikappi, mengatakan seluruh pedagang pasar tradisional, pengelola pasar maupun instansi terkait untuk semakin meningkatkan kewaspasaan atas terjadinya kebakaran pasar. 

Dia mengutarakan ronda malam perlu diintensifkan dan meningkatkan pengawasan pasar ketika kondisi pasar ramai maupun sepi pengunjung. 

“Kami imbau agar berhati-hati dalam penggunaan bahan yang dapat menimbulkan kebakaran maupun yang mudah terbakar. Hal sekecil apapun yang dapat menimbulkan kebakaran tersebut sebaiknya diantisipasi,” ujarnya, Kamis (18/6/2015). 

Pihak pengelola dan instansi tekait, lanjut dia, harus segera melakukan pemeriksaan terhadap instalasi listrik maupun ketersediaan Hydran dan APAR. 

Abdullah meminta pemerintah setempat untuk tidak melakukan penggusuran pasar tradisional maupun pedagang kaki lima selama Ramadan. 

“Kami sangat mengecam segala upaya relokasi paksa atau penggusuran pasar tradisional dengan dalih apapun itu. Terlebih bila langkah relokasi paksa tersebut dilakukan menjelang maupun selama bulan suci Ramadan,” katanya. 


Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pasar tradisional, kebakaran, Ramadan

Editor : Yusuf Waluyo Jati
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top