Kamus Ramadan: Ternyata Tajil Itu Bukan Makanan

Pada umumnya tajil itu diartikan sebagai sebuah makanan pembuka puasa. Namun ternyata tajil sendiri bukanlah mengarah kesebuah makananya melainkan artinya menyegerakan.
Lahyanto Nadie
Lahyanto Nadie - Bisnis.com 19 Juni 2015  |  10:42 WIB
Presiden Joko Widodo berbuka puasa bersama anak yatim piatu, di Istana Negara, Kamis (18/6/2015). - JIBI/Akhirul Anwar

Bisnis.com, JAKARTA - Pada umumnya tajil itu diartikan sebagai sebuah makanan pembuka puasa. Namun ternyata tajil sendiri bukanlah mengarah kesebuah makananya melainkan artinya menyegerakan.

Kata ta’jiilun kalau dibaca waqaf menjadi ta’jiil berasal dari fi’il madhi ‘ajjala yang artinya adalah menyegerakan. Sebagaimana dalam hadits, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Terus-menerus manusia berada dalam kebaikan selama mereka masih menyegerakan buka puasa.”

Ibnu Hajar rahimahullah dalam kitabnya Fathul Bari membuat “Bab Tajil Al Fithr” yang artinya “Bab Menyegerakan Berbuka Puasa.”

Selama ini kita sering menggunakan kata tajil dalam pengertian umumnya yang tercermin saat ada aktivis membagikan tajil. Membagikan berarti suatu barang atau suatu makanan dan minuman.

Setidaknya sedikit pengetahuan ini bisa membuka pemahaman agar tidak salah dalam mengartikan tajil.

Apakah arti tadarus itu?

 Sumber: Dari berbagai sumber

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kamus ramadan, tajil

Editor : Lahyanto Nadie
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top