PUASA RAMADAN, Ini Waktu-waktu Mustajabah untuk Berdoa

Tak hanya di malam seribu bulan, ada beberapa waktu tertentu di bulan Ramadhan, yang mustajab (diterimanya doa).
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 02 Juli 2015  |  23:00 WIB
Pengungsi etnis Rohingya asal Myanmar antre mengambil makanan sahur untuk berpuasa di posko utama penampungan sementara Desa Blang Ado, Kuta Makmur, Aceh Utara, Aceh, Minggu (21/6). Sebanyak 1.759 pengungsi etnis Rohingya yang tersebar di lima lokasi penampungan di Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa dan Aceh Tamiang menunggu untuk diverifikasi. - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA – Berpuasa di bulan Ramadhan merupakan suatu kewajiban bagi setiap muslim yang mukallaf (beraqal sehat dan sudah baligh).Di bulan inilah ada satu malam yang keutamaannya lebih dari 1.000 bulan, yakni malam lailatul qodar. Tak hanya di malam seribu bulan, ada beberapa waktu tertentu di bulan Ramadhan, yang mustajab (diterimanya doa).

Berikut ini penjelasan KH Marsudi Syuhud, pengasuh Pesantren Ekonomi Darul Uchwah, Kedoya, Jakarta Barat.

Perlu diketahui bahwa pada bulan Ramadan ada beberapa waktu yang sama mustajabah, namun sering terlupakan, padahal kita bagi yang berpuasa, pastinya melewati waktu tersebut.

Di antara momentum yang bisa kita upayakan agar doa kita dikabulkan oleh Allah subhaana wata’ala dengan memanfaatkan waktu-waktu tersebut.

Pertama, ketika sahur dan sepertiga akhir malam, Allah ta’ala mencintai hamba-Nya yang berdoa di sepertiga malam yang terakhir. Allah subhaana wa ta’ala berfirman tentang ciri-ciri orang yang bertaqwa, salah satunya:


“Dan selalu memohonkan ampunan di waktu pagi sebelum fajar.” [Q.S Adz-dzariyat (51) : 18]

Sepertiga malam yang paling akhir merupakan waktu yang penuh berkah, sebab pada saat itu Allah subhanahu wata’ala memerintahkan malaikat-Nya untuk turun ke langit dunia dan mengabulkan setiap doa hamba-Nya yang berdoa ketika itu.

Kita bisa menyimpulkan bahwa sepertiga malam yang akhir ialah waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak berdoa. Lebih lagi di bulan Ramadan, bangun di sepertiga malam akhir bukanlah hal yang berat lagi karena bersamaan dengan waktu makan sahur.

Oleh karena itu, manfaatkanlah sebaik-baiknya waktu tersebut untuk berdoa.

Kedua, waktu berbuka puasa, karena pada momen ini merupakan waktu yang penuh keberkahan, karena diwaktu ini manusia merasakan salah satu kebahagiaan ibadah puasa, yaitu diperbolehkannya makan dan minum setelah seharian menahannya, sebagaimana sabda Nabi Muhammad shalla allahu alaihi wasallam :



“Orang yang berpuasa memiliki 2 kebahagiaan: kebahagiaan ketika berbuka puasa dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabbnya kelak.” (HR. Muslim).

Dalam hadis lain Rasulullah shallaallahu alaihi wasallam bersabda :


”Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil, dan doanya orang yang terzhalimi.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban)

Oleh karenanya penting bagi kita suapaya jangan melewatkan kesempatan baik ini untuk memohon apa saja yang termasuk kebaikan dunia dan kebaikan akhirat. Namun perlu diketahui, terdapat doa yang dianjurkan untuk diucapkan ketika berbuka puasa, yaitu doa berbuka puasa :


“Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah”. (HR. Abu Daud)

Adapun doa yang terkenal di kalangan masyarakat ialah berikut ini :

Menggunakan doa manapun dipersilakan, yang paling utama ketika kita berdoa ialah memfokuskan diri kita dalam mengingat kepada Allah. Karena pada ke dua momen di atas sangat penting. []

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
doa, puasa ramadan

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top