INFO MUDIK: Anda Lewat Pekalongan? Ciciplah Tauto

Soto bisa jadi bukan makanan asing di lidah Anda. Juga tauco. Tapi, apa jadinya kalau tauco dicampur soto alias tauto? n
Tim Susur Jawa Sumatra 2015
Tim Susur Jawa Sumatra 2015 - Bisnis.com 15 Juli 2015  |  17:38 WIB
Tauto Pekalongan. - JIBI

Bisnis.com, PEKALONGAN -- Soto bisa jadi bukan makanan asing di lidah Anda. Juga tauco. Tapi, apa jadinya kalau tauco dicampur soto alias tauto? 

Kalau Anda penasaran, cobalah mampir ke Tauto Pak Dul di Jl Dr Sutomo, Kota Pekalongan. Jalan ini berada pada jalur mudik Pekalongan-Batang. Setelah berbelanja di Pasar Batik Setono, Anda cukup bergeser sedikit karena warung tauto milik Abdul Mukti ini berada di seberangnya. ‎
 
Kuah berbumbu jahe, serai, bawang merah dan putih, cabai merah, dan tambahan tauco, awalnya asing di lidah. Tapi begitu mengunyah irisan daging sapi, tekstur yang lembut memberi kejutan seru berikutnya. Lama-lama kuah tauco yang merah akrab di lidah. 
 
Dari ratusan depot tauto di Kota Batik, barangkali irisan daging sapi yang empuk ini membuat warung Pak Dul istimewa. 
 
"Kami merebusnya sampai lima jam," kata Destiawan Nugroho, anak Abdul Mukti. 
 
Kalau tak suka daging sapi, Anda bisa memilih suwiran daging ayam.
 
Harganya cukup ramah di kantong. Dengan Rp21.000, Anda bisa menyantap semangkuk tauto, seporsi nasi, dan menyeruput segelas teh hangat. 
 
Penasaran? Kalau Anda sedang berada di jalur mudik pantura, singgahlah sebentar.
 
Tim Susur Mudik Jawa-Sumatra 2015 (Anggara Pernando, Ashari Purwo, Hadijah Alaydrus, Sri Mas Sari)
 
Liputan ini didukung oleh Nissan Motor Indonesia 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pekalongan, arus mudik, lebaran 2015, tauto

Editor : Martin Sihombing
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top