WISATA LEBARAN: Ke Semarang, Jangan Lupa Mampir ke Lawang Sewu

Berjalan-jalan di Kota Semarang tanpa mengunjungi Lawang Sewu, nampaknya 'bagai sayur tanpa garam'.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 17 Juli 2015  |  13:31 WIB
Lawang Sewu. -

Bisnis.com, SEMARANG - Berjalan-jalan di Kota Semarang tanpa mengunjungi Lawang Sewu, nampaknya 'bagai sayur tanpa garam'.

Pasalnya, selain identik dengan panganan khas 'Lumpia', saat ini Kota Semarang juga cukup terkenal dengan ikon arsitektur dan penuh sejarah, Lawang Sewu.

Apalagi, pada masa liburan Hari Raya yang bersamaan dengan liburan sekolah, seperti Lebaran 2015 ini.

Lawang Sewu--sebutan oleh masyarakat karena gedung memiliki pintu (lawang) dalam jumlah yang banyak atau diasumsikan mencapai seribu (sewu)--menawarkan wisata sejarah dan arsitektur.

Berdiri di atas lahan seluas dua hektar, bangunan ikonik ini terdiri dari dua bangunan utama dan satu bangunan yang diperuntukkan untuk gudang yang juga memiliki ruangan bawah tanah.

Dilansir dari laman resmi Pemkot Semarang, bangunan yang mulai dikerjakan pada 1904 ini merupakan buah karya arsitek Belanda Jacob F Klinkhamer dan BJ Queendag.

Awalnya, pemerintahan pendudukan Belanda pada masa penjajahan sebagai kantor pusat kereta api atau Nederlandsch Indische Spoorweg Maschaappij (NIS).

Pada awal kemerdekaan, Lawang Sewu digunakan sebagai kantor Djawatan Kereta Api Indonesia (DKARI) atau sekarang PT Kereta Api Indonesia. Tak mengherankan, kini Lawang Sewu menjadi musem sejarah kereta api.

Berdasarkan pantauan Bisnis, bangunan bersejarah itu masih tetap terbuka untuk umum dan dapat dikunjungi pada hari Idul Fitri, Jumat (17/7/2015).

Umumnya, lokasi wisata ini dapat dikunjungi pada pukul 07.00-21.00 WIB dengan tiket masuk untuk orang dewasa sebesar Rp10.000 dan Rp5.000 untuk anak-anak.

Untuk lebih menggali fakta sejarah di balik keberadaan kompleks bangunan itu pun disediakan jasa pemandu wisata atau guide dengan tarif Rp30.000.

Lokasi Lawang Sewu pun tidak sulit untuk ditemukan sebab masih berada di pusat Kota Semarang. Bangunan itu tepat berada di depan Tugu Muda.

Bangunan bersejarah itu pun tidak jauh dari Simpang Lima, taman/lapangan utama Kota Semarang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kota semarang, destinasi wisata, wisata lebaran

Editor : Linda Teti Silitonga
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top