Ini Tips Sepeda Motor Prima Selama Mudik

Untuk para pemudik yang menggunakan sepeda motor, ini hal-hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan perjalanan jauh.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 21 Juni 2017  |  02:52 WIB
Ilustrasi-Pemudik motor - Antara/Asep Fathulrahman

Bisnis.com, SURABAYA - Untuk para pemudik yang menggunakan sepeda motor, M. Bondan Priyoadi, Honda Customer Care Center Head, membagikan hal-hal apa saja yang harus diperhatikan sebelum melakukan perjalanan jauh.

Menurutnya, ada tiga aspek yang penting dalam menyiapkan perjalanan mudik, yakni sepeda motor, pengendara, dan juga rencana perjalanan. Sepeda motor sebagai sarana untuk mudik tentunya harus disiapkan jauh-jauh hari.

Apalagi, kondisi saat mudik berbeda dengan kondisi sehari-hari, misalnya jarak tempuh yang lebih jauh dan beban yang lebih banyak.

“Jangan malas untuk men-service motor sebelum mudik, jangan dilakukan setelah mudik. Baiknya service motor dilakukan sebelum dan sesudah mudik untuk menjaga performa mesin motor,” ujarnya di Surabaya, Selasa (20/6/2017).

Bagian-bagian vital dari sepeda motor yang harus dipastikan kelaikannya antara lain kelistrikan, terutama terkait aki dan lampu yang penting, terutama saat perjalanan di malam hari. Bagian rangka motor, termasuk tekanan ban juga harus diperhatikan karena mempengaruhi stabilitas di jalan. Kampas rem dan oli tak boleh luput pula dari pengecekan sebelum jalan.

Bondan juga menyarankan bagi para pemudik untuk beristirahat setiap 1,5 jam hingga 2 jam sekali untuk menjaga sepeda motor supaya tetap baik. Penambahan rangka dari kayu atau bambu untuk menampung lebih banyak barang juga sebaiknya tidak dilakukan untuk menjaga kestabilan sepeda motor selama perjalanan.

Selain sepeda motor, kesehatan fisik dan mental pengendara juga sangat penting untuk diperhatikan. Seperti juga hal yang dihadapi sepeda motor saat mudik, pengendara juga harus siap menempuh jarak yang lebih jauh dan juga beban yang lebih berat.

Apabila otot-otot mulai terasa kaku dan juga kantuk mulai menyerang, sebaiknya menepi untuk mencari tempat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

“Yang terakhir adalah rencana perjalanan. Pengemudi harus memiliki pengetahuan terkait jalan utama maupun jalan alternatif supaya tidak bingung kalau misalnya jalan utama ditutup dan diharuskan lewat jalur alternatif,” jelas Bondan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pemudik motor

Editor : M. Syahran W. Lubis
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top