Mudik Lebaran 2017 : Idealnya Tak Sekadar Cepat Sampai

Bertemu dan berkumpul dengan kerabat di kampung halaman, menjadi esensi penting dari tradisi tahunan ini. Persiapkan diri dan kendaraan sebelum mudik.
Kendaraan melintasi jalan tol fungsional Brebes-Batang di Batang, Jawa Tengah, Selasa (20/6). Memasuki H-5 Idulfitri, sejumlah pemudik mulai memadati jalan tol fungsional Brebes-Batang yang baru dioperasionalkan pada Senin (19/6) lalu. ANTARA FOTO - Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, BREBES--Bertemu dan berkumpul dengan kerabat di kampung halaman, menjadi esensi penting dari tradisi tahunan ini. Persiapkan diri dan kendaraan sebelum mudik.

Bagi masyarakat yang memilih mudik menggunakan kendaraan pribadi, khususnya roda empat, menempuh jarak ratusan kilometer bukan persoalan sederhana. Fisik yang prima, serta kondisi kendaraan menjadi faktor penting.

Sudah banyak cerita, dari tradisi tahunan ini, banyak kejadian yang disebabkan oleh kelalaian diri.

Mulai dari kondisi badan yang kurang bugar tapi memaksakan untuk mengemudi, daya angkut kendaraan di atas batas normal, atau melanggar peringatan rambu-rambu lalu lintas.

Dalam pantauan Tim Bisnis Indonesia Liputan Lebaran: Jelajah Jawa—Bali (LL-JJB) 2017, tampak tidak semua pemudik melupakan beberapa aspek keselamatan. Kami mengamati mulai dari tol Jakarta-Cikampek-Cikopo-Palimanan-Palikanci-Brebes Timur sepanjang 384 kilometer. hingga tol fungsional Brebes Timur - Gringsing.

Pemandangan pertama yang terlihat ialah banyaknya kendaraan penumpang (model MVP) yang membawa barang di atas atap mobil. Padahal dalam Pasal 307 Undang Undang No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya (UU LLAJ), dinyatakan dengan jelas ketidakpatuhan mengenai tata cara pemuatan menyebabkan hukuman pidana.

Disebutkan, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor angkutan umum barang yang tidak mematuhi ketentuan mengenai tata cara pemuatan, daya angkut, dimensi kendaraan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 169 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000.

Terlepas dari potensi pidana, kemungkinan bercecernya barang bawaan juga membahayakan pengemudi lain.
Selain itu, pastikan pemudik mengetahui kondisi jalur yang dilalui. Beruntung sepanjang ruas tol Jakarta - Brebes Timur, papan penunjuk arah, serta rambu-rambu lalu lintas sudah terpapang jelas.

Kondisi berbeda, jika anda melintasi tol fungsional Brebes Timur - Gringsing. Memang, ruas jalan yang baru dibuka hanya pada masa mudik dan arus balik, menjadi alternatif pilihan.

Karena penggunaannya hanya untuk mengurangi kepadatan di jalur Pantura, berbagai infrastruktur jalan tol masih minim tersedia.

Mulai dari kondisi jalan yang bergelombang, minimnya penerangan jalan, jarak pandang yang terbatas karena debu, hingga ruas jalan yang tidak lebar, memaksa pengemudi harus lebih bersabar.

Kestabilan kecepatan kendaraan menjadi kunci utama apabila ingin melalui jalan tol Brebes-Gringsing yang sudah dioperasionalkan secara fungsional.

Pengalaman Tim Bisnis Indonesia Liputan Lebaran Jawa-Bali 2017 Jalur Utara, selama tiga jam melewati jalan sepanjang 110 Km tersebut, kestabilan dalam memacu kendaraan akan membantu dalam melewati jalur ini.

Pemudik disarankan untuk melewati jalan tol fungsional ini pada pagi hingga sore hari. Sebab, pada malam hari, jalan tol fungsional ini minim penerangan dan marka reflektor.

Jalan di ruas tol fungsional ini merupakan perkerasan jalan timbunan + lean concrete yakni beton tebal 10 centimeter. Sementara, untuk struktur jembatan dan box selesai atau jembatan sementara untuk 2 lajur.

Tak disarankan mobil sedan untuk melintasi jalur ini karena jalan yang tak rata sehingga berpotensi terjadi benturan dengan jalan tersebut.

Karena itu, pengendara sangat disarankan berhati-hati khususnya ketika mengendari di atas pukul 18.00. Ketidakstabilan memacu kecepatan kendaraan bisa dipastikan menimbulkan bahaya.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mudik lebaran

Sumber : Tim Jelajah

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup