Mudik Lebaran 2017 : Silakan Melintasi Jalur Utara atau Selatan

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengimbau para pemudik untuk dapat melintasi jalur Pantai Utara dan jalur Pantai Selatan.
Tim Jelajah Jawa-Bali 2017
Tim Jelajah Jawa-Bali 2017 - Bisnis.com 21 Juni 2017  |  22:35 WIB
Sejumlah kendaraan melintas di jalur Selatan Lingkar Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (15/6). Jalur lintas selatan menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur menjadi rute pemudik pada arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1438 H, selain jalur Pantura Jawa atau jalan Tol Palimanan. ANTARA FOTO - Adeng Bustomi

Bisnis.com, SOLO - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengimbau para pemudik untuk dapat melintasi jalur Pantai Utara dan jalur Pantai Selatan.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Arie Setiadi Moerwanto mengatakan penduduk Indonesia 57% tinggalnya di Pulau Jawa dimana

sumbernya dan bergerak dari Jawa ke pulau lain.

Tak dipungkiri pula, pola transportasi masyarakat saat mudik lebaran saat ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana masyarakat memilih melintasi tol hingga Brebes Timur lalu bergerak menuju arah utara dan selatan.

Para pemudik yang memiliki tujuan Semarang dan Surabaya dapat melintasi jalan Pantai Utara Jawa (Pantura) maupun jalan tol.

Sementara bagi pemudik yang tak dikejar waktu dan mengarah ke Yogyakarta dan sekitarnya dapat melintasi jalur selatan maupun jalur di sepanjang Pantai Selatan yakni melintasi Pantai Tanjung Lesung hingga Panggandaran.

Arie menjamin meskipun memiliki jarak yang lebih panjang, kondisi lintas selatan siap untuk digunakan dan memiliki pemandangan yang lebih indah.

"Saya jamin kondisi 100% mantap, baik jalur pantai utara, tengah, Pantai Selatan maupun melalui tol Cikampek," ujarnya kepada Bisnis, Rabu (21/6).

Para pemudik ingin melewati tol bisa melalui ruas tol Jakarta-Cikampek-Cikopo-Palimanan-Palikanci-Brebes Timur.

Dari Brebes Timur, para pemudik dapat melintasi jalan tol fungsional Brebes Timur hingga Gringsing sepanjang 110 kilometer Lalu masuk ke jalan nasional dari Weleri menuju Ngaliyan sepanjang 35 kilometer.

"Kalau antrian di pintu masuk fungsional ini lebih dari 2 kilometer akan kami keluarkan di Brebes Timur dan pintu keluar lainnya," ucap Arie.

Untuk jalan tol Brebes Timur-Gringsing dan Weleri-Ngaliyan kondisinya memang baru perkerasan awal (lean concrete) dengan tebal 10 cm dan lebar tujuh meter. Jalan tol fungsional juga telah dilengkapi enam rest area temporer.

"Kami sarankan dari Gringsing untuk menggunakan jalan nasional menuju Semarang karena pintu masuk jalan fungsional Weleri-Ngaliyan itu kecil," tuturnya.

Lalu di Semarang bisa melewati jalan tol baik yang telah beroperasi maupun yang fungsional sampai dengan Surabaya sepanjang 227 kilometer yang dikombinasikan dengan nasional.

Sejumlah lokasi yang jalan tolnya belum siap dan menggunakan jalan nasional yaitu Salatiga - Kartasuro, Widodaren - Klitik (Ngawi), Gunungan (Magetan) - Sawahan (Nganjuk), Kedungjati (Grobogan) - Purworejo, Wilangan (Nganjuk) - Kertosono.

Tim peliput: Agne Yasa, David Eka Issetiabudi, Feri Kristianto, dan Yanita Petriella

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mudik Lebaran

Sumber : Tim Jelajah

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top