Mudik Lebaran 2017 : Hingga H-4 Pelni Angkut 233.245 Pemudik

Pemudik menggunakan kapal laut PT Pelni (Persero) hingga H-3 Kamis (22/6) tercatat 233.245 penumpang, sementara tahun lalu 232.642 penumpang, mengalami kenaikan 0,3 % dibandingkan tahun sebelumnya.
Sejumlah penumpang turun dari Kapal Pelni Bukit Raya Jakarta - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pemudik menggunakan kapal laut PT Pelni (Persero) hingga H-3 Kamis (22/6) tercatat 233.245 penumpang, sementara tahun lalu 232.642 penumpang, mengalami kenaikan 0,3 % dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara puncak angkutan mudik terjadi pada H-9 tanggal (16/6) mencapai 24.373 penumpang. Tahun 2016 puncak angkutan terjadi pada H-5 tercatat 23.859 penumpang.

Manager PR dan CSR PT. Pelni (Persero) Akhmad Sujadi mengatakan untuk arus mudik dengan laut, Kapal paling diminati adalah KM. Kelud rute Tanjung Priok-Batam-Tanjung Balai-Belawan.

Pada arus mudik KM. Kelud rerouting pada ruas Batam-Belawan yang merupakan kantong penumpang tetinggi di wilayah barat.

Penumpang KM. Kelud tercatat 17.980 orang, lebih tinggi dari tahun lalu, 17.130 orang, naik sekitar 5 %.

Sementara untuk Indonesia Tengah dan Indonesia Timur kapal paling diminati KM. Bukit Siguntang 20.446, tahun lalu 15.811 penumpang.

Kemudian KM. Sinabung 15.769, tahun lalu 15.612 orang, KM. Nggapulu 13.349 tahun 15.441 penumpang dan KM. Dorolonda 14.868 tahun lalu 15.362 penumpang.

“Tahun ini KM. Kelud masih menjadi favorit pemudik, khususnya pada ruas Batam-Belawan,” kata Sujadi.

Sedangkan untuk embarkasi tertinggi tahun ini masih dipegang Pelabuhan Makasar sebanyak 22.825 dari tahun lalu 23.130 penumpang, berkurang 305 orang.

Balikpapan 19.593 tahun lalu 18.050 orang, naik 8%. Ambon 12.820 tahun lalu 14.273 orang, turun 11 %. Pulau Batam 14.713 tahun lalu 11.551 orang naik 27 %. Sorong 12.471 tahun lalu 10.471 orang, naik 19 %.

“Dari Batam, Balikpapan dan Sorong penumpang ada kenaikan, namun di Ambon dan Makasar mengalami penurunan dibanding tahun lalu,” imbuh Sujadi.

Penumpang per wilayah, untuk wilayah I ruas Batam-Belawan menempati urutan pertama 10.806 tahun lalu 7.673. diikuti Batam-Tanjung Priok 3.118 tahun lalu 3.794.

Total penumpang untuk wilayah I yang meliputi Tanjung Priok, Batam, Tanjung Balai, Belawan, Tarempa dan Kijang, mencapai 20.865 penumpang, sementara tahun lalu 18.844 orang, naik 2.021 orang atau naik 10 %.

Sementara untuk wilayah II yang terdiri Cabang Balikpapan, Sampit, Semarang, Kumia, Surabaya, Tarakan, Pontianak, Pantoloan dan Makasar ruas Balikpapan-Surabaya menempati urutan pertama 11.532 tahun lalu 13.315 orang.

Sampit-Semarang naik menjadi 7.993 dari sebelumnya 5.545 orang. Kumai-Surabaya 4.400 tahun lalu 4. 188 orang. Sampit-Semarang 4. 596 tahun lalu 4.177 orang. Secara total pada wilayah II 45.210 tahun 42.558 orang atau naik 6 %.

Menurutmu, sedangkan untuk wilayah III yang meliputi cabang Makasar, Surabaya, Baubau, Bima, Labuan Bajo, Nunukan, Parepare, Maumere, Benoa (Bali), Kupang, Balikpapan, Ende, Ambon dan Tarakan penumpang mengalami penurunan dari 31.590 menjadi 30.255 orang berkurang 1.335 orang atau menurun.

Wilayah IV yang terdiri dari Ambon, Baubau, Jayapura, Biak, Manokwari, Sorong, Surabay, Banda, serui, Nabire, Namlea, Fakfak, Tual dan Makasar juga turun dari 31,539 nebjadi 30.781 orang, turun 2 %.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pelni, mudik lebaran

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup