Libur Lebaran, Pengunjung Monas Membludak

Kawasan Monumen Nasional (Monas) selalu dipadati oleh wisatawan dari berbagai daerah, apalagi saat musim lebaran ini. Hingga kemarin sore, Selasa (27/6/2017) setidaknya tercatat 8.132 wisatawan yang berkunjung ke Monas.
Warga mengunjungi kawasan Monumen Nasional (Monas) di Jakarta, Jumat (14/4). - Antara/Angga Budhiyanto

Bisnis.com, JAKARTA - Kawasan Monumen Nasional (Monas) selalu dipadati oleh wisatawan dari berbagai daerah, apalagi saat musim lebaran ini. Hingga kemarin sore, Selasa (27/6/2017) setidaknya tercatat 8.132 wisatawan yang berkunjung ke Monas.

Sabdo Kurnianto, Kepala Pengelola Monas mengatakan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Monas terus bertambah. "Diprediksi hingga jam 22:00 (kemarin) jumlah wisatawan mencapai lebih dari 12.000 yang masuk ke Tugu, Museum, dan Puncak. Kalau hari biasa hanya 3.000," ujar Sabdo di Monumen Nasional, Selasa (27/6/2017).

Khusus untuk wisatawan yang ingin berkunjung ke area observasi (puncak), jumlahnya dibatasi hanya 2.500 perharinya dengan alasan kenyamanan dan keamanan.

"Iya, yang kuota ke atasa itu 2.500 dibagi dua shift. Dari jam 08:00 jam 16:00, itu 2.000 orang. Shift kedua dari jam 19:00 sampai jam 22:00, itu kuotanya 500 orang," ujarnya.

Transaksi di Kawasan Monas sudah menerapkan sistem cashless di mana pengunjung dapat mendapatkan kartu Jakcard dengan mengisi deposit 10.000 ditambah dengan harga tiket yang akan dibayarkan.

Sabdo mengatakan harga tiket masuk Tugu Monas dibagi per kriteria usia pengunjung dan area Tugu Monas yang akan dikunjungi.

"Untuk anak-anak itu totalnya Rp4.000 dengan rincian Rp2.000 sampai Tugu dan Rp2.000 sampai ke Cawan. Bagi wisatawan dewasa harga tiketnya berkisar dari Rp5.000 hingga Rp10.000," tutur Sabdo.

Imbas kepadatan wisatawan di Kawasan Monas sampai ke antrian pengguna Transjakarta di Halte Monas dan Halte Balai Kota.

Dari pantauan Bisnis, perlu waktu sekitar 45 menit bagi pengguna Transjakarta untuk menunggu armada bus yang tidak terlalu ramai. Sementara itu waktu kedatangan bus memang tidak mengalami banyak perubahan.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
monas

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup