Jalur Selatan Minim Infrastruktur Perbankan

ndustri perbankan perlu untuk menambah infrastruktur keuangan yang dapat mendukung masyarakat di jalur selatan mendapatkan akses keuangan.
Tim Jelajah Jawa-Bali 2017
Tim Jelajah Jawa-Bali 2017 - Bisnis.com 29 Juni 2017  |  21:23 WIB
Nasabah mengambil uang tunai di anjungan tunai mandiri, di Jakarta, Sabtu (10/6). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, KEBUMEN — Industri perbankan perlu untuk menambah infrastruktur keuangan yang dapat mendukung masyarakat di jalur selatan mendapatkan akses keuangan.

Hal itu disebabkan, karena masih minim nya fasilitas keuangan seperti anjungan tunai mandiri (ATM) di sepanjang jalur selatan Jember hingga Kebumen. Sangat susah mendapatkan mesin ATM di sepanjang jalur ini.

Sejumlah toko ritel memang memberikan solusi bagi konsumen untuk bertransaksi secara elektronik. Namun, tetap saja untuk bertransaksi menggunakan elektronik di sejumlah titik di jalur ini tidak mudah, karena susahnya jaringan telekomunikasi seluler. 

Akibat susahnya mendapatkan akses keuangan itu, memaksa pemudik harus menyiapkan uang tunai. Apalagi, di sejumlah pompa bensin dan tempat wisata juga belum bisa melayani transaksi elektronik.

Padahal, kemudahan akses keuangan berupa infrastruktur keuangan akan dapat menghemat dana masyarakat. Bahkan, bagi perbankan dapat membantu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. 

Meskipun infrastruktur itu harus diakui tidak murah, tetapi penyediaan infrastruktur dapat membantu sistem perekonomian warga sekitar.

 Tim peliput: Agne Yasa, David Eka Issetiabudi, Feri Kristianto, Yanita Petriella

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank, Mudik Lebaran

Sumber : TIM JELAJAH

Editor : Stefanus Arief Setiaji
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top