ARUS BALIK : Kembalian Kurang, Jasa Marga Mohon Maaf

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. menyampaikan permohonan maaf atas kesalahpahaman yang terjadi terkait kejadian kurangnya uang kembalian yang diterima pengguna jalan ketika melakukan pembayaran di Gerbang Tol (GT) Buah Batu, sehubungan dengan maraknya berita yang beredar di media massa dan media sosial terkait.
Sejumlah anggota kepolisian melakukan pengamanan di gerbang tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (22/6). Polda Jawa Barat mengerahkan 506 personel Brimob untuk melakukan pengamanan di jalur mudik hingga lebaran. ANTARA FOTO - Dedhez Anggara

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Jasa Marga (Persero) Tbk. menyampaikan permohonan maaf atas kesalahpahaman yang terjadi terkait kejadian kurangnya uang kembalian yang diterima pengguna jalan ketika melakukan pembayaran di Gerbang Tol (GT) Buah Batu, sehubungan dengan maraknya berita yang beredar di media massa dan media sosial terkait.

Melalui keterangan resminya, Dwimawan Heru Santoso, Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mengatakan hal ini dikarenakan tingginya volume kendaraan yang harus dilayani oleh petugas di lapangan selama arus mudik dan balik Lebaran.

"Kami berkomitmen akan terus meningkatkan pelayanan demi kenyamanan pengguna jalan tol Jasa Marga," ujarnya kepada Bisnis, Jumat (30/6/2017).

Adapun kronologi peristiwa yang terjadi yaitu kesalahpahaman berawal ketika seorang pengguna jalan atas nama Dede Kharisma melakukan pembayaran di gardu tol no 8 GT Buah Batu, tepat pukul 20.53 WIB.

Dede memberi uang pecahan Rp10.000 untuk membayar tarif tol sebesar Rp3.500, namun kembalian yang seharusnya diterima sejumlah Rp6.500, tanpa disengaja hanya diberikan sebanyak Rp1.500 oleh petugas.

Atas kejadian tersebut, sesuai dengan standar operasi yang berlaku di seluruh gerbang tol Jasa Marga dalam penanganan keluhan, maka pengguna jalan dan Kepala Shift yang bertugas melakukan klarifikasi di kantor gerbang dan pengecekan ulang melalui rekaman CCTV.

Hasil rekaman CCTV adalah benar bahwa pengguna jalan memberi pecahan uang Rp10.000. Atas kekeliruan ini, telah dikembalikan kekurangan kembalian sebesar Rp5.000 oleh petugas keamanan. Tetapi, petugas bernama Muhamad Dwi Gusliana tidak dapat menemui pengguna jalan secara langsung karena pada saat bersamaan sedang bertugas melayani pengguna jalan lain.

"Jasa Marga menghimbau kepada pengguna jalan untuk menggunakan transaksi elektronik (etoll) untuk pembayaran yang lebih aman, mudah, dan praktis. Jika menggunakan uang tunai, harap menyediakan uang pas untuk mempercepat transaksi," katanya.

Pihaknya juga menghimbau jika memiliki aduan terkait pelayanan di Jalan Tol Jasa Marga, dapat menghubungi Call Canter di 14080.

Tim peliput : Agne Yasa, David Eka Issetiabudi, Feri Kristianto, Yanita Pertiella

Program liputan ini didukung oleh:  Toyota Astra Motor, Bank Negara Indonesia, AirNav Indonesia, Astra Honda Motor, ASDP Indonesia Ferry, GWK Cultural Park, Jambuluwuk Hotel & Resorts, Bank Jatim, V-Kool Indonesia, XL Axiata, Coco Group, dan Perkebunan Nusantara XI.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mudik lebaran

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup