ARUS BALIK: Nagreg Bakal Satu Arah Akhir Pekan Ini

Kepolisian akan memberlakukan sistem satu arah di Jalur Nagreg untuk kendaraan dari arah Kabupaten Garut dan Tasikmalaya pada puncak arus balik Lebaran yang diperkirakan terjadi pada Sabtu (1/7/2017) dan Minggu (2/7/2017).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 Juni 2017  |  14:08 WIB
Antrean kendaraan memadati kawasan jalur Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (23/6). H-2 Lebaran diperkirakan merupakan puncak arus mudik di jalur Selatan Jawa Barat via Nagreg menuju wilayah Tasikmalaya dan Garut. ANTARA FOTO - Fahrul Jayadiputra

Bisnis.com, BANDUNG--Kepolisian akan memberlakukan sistem satu arah di Jalur Nagreg untuk kendaraan dari arah Kabupaten Garut dan Tasikmalaya pada puncak arus balik Lebaran yang diperkirakan terjadi pada Sabtu (1/7/2017) dan Minggu (2/7/2017).

"Kami berlakukan manajemen lalu lintas satu jalur ketika terjadi kepadatan. Satu jalur dari Garut, Tasikmalaya yang menuju ke arah Nagreg. Ini akan membawa konsekuensi buka tutup," kata Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, di Bandung, Jumat (30/6/2017).

Ditemui di sela-sela peninjauan arus balik di Pospam Cileunyi, Kabupaten Bandung, Kapolri menuturkan jika diberlakukan sistem satu arah dari Garut dan Tasikmalaya ke Nagreg maka arus lalu lintas dari Bandung menuju Garut dan Tasikmalaya akan terganggu.

"Oleh karena itu, ini akan diatur secara manual oleh anggota kami yang jaga. Saya tadi instruksikan kepada kapolda dan jajarannya, wakapolda, para kapolres, kakorlantas untuk standby di sini, pasukannya membantu pengaturan arus lintas," kata dia.

Kapolri juga mengimbau agar warga yang akan melakukan arus balik dari Garut dan Tasikmalaya yang melintasi Jalur Nagreg agar melakukan perjalanan pada pagi hari karena kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut biasanya terjadi pada siang hingga malam hari.

"Pagi hari itu relatif baik jadi kami imbau untuk melakukan perjalanan pada pagi hari karena kepadatan akan terjadi pada siang hingga malam hari, terutama pada hari Sabtu dan Minggu," kata Tito.

Masyarakat dari arah Bandung yang hendak berpergian ke Garut atau Tasikmalaya saat puncak arus balik diminta untuk tidak melalui Jalur Nagreg.

"Saya minta warga dari arah Bandung yang hendak ke Garut, Tasikmalaya melalui Nagreg supaya ngerem diri sejenak lah. Jangan dulu menggunakan jalan itu (Nagreg), gunakan jalur alternatif lain seperti Majalaya, Cijapati," kata Tito.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
arus balik lebaran

Editor : Ratna Ariyanti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top