Kisah Mereka yang Tetap Memilih Mudik Menggunakan Roda Dua

Himbauan agar pemudik menggunakan transportasi umum sudah sangat sering didengungkan pemerintah, guna menekan angka kecelakaan.
Tim Jelajah Jawa-Bali 2017
Tim Jelajah Jawa-Bali 2017 - Bisnis.com 30 Juni 2017  |  21:14 WIB
Ilustrasi-Pemudik motor - Antara/Asep Fathulrahman

Bisnis.com, INDRAMAYU--Himbauan agar pemudik menggunakan transportasi umum sudah sangat sering didengungkan pemerintah, guna menekan angka kecelakaan.

Namun, himbauan itu tidak kunjung menyurutkan pemilik sepeda motor untuk tetap mengendarai roda dua ke kampung halaman. Meskipun program mudik gratis sangat banyak, tak cukup merayu pengendara beralih alat transportasi.

Hal ini pula yang mendasari Bayu asal Brebes, Jawa Tengah enggan mengikuti program mudik gratis maupun menumpang angkutan travel.

"Murahan pakai ini mas, uangnya bisa dihemat dan lebih cepat," tuturnya ditemui di salah satu warung di jalan Pantura Indramayu, Jumat (30/6/2017).

Pedagang ayam bakar di Cakung, Jakarta Utara ini berkendara sambil membonceng putranya berusia 10 tahun. Dia menempuhh perjalanan sekitar 5-6 jam dari Brebes menuju Jakarta.

Menurutnya, membawa motor meskipun lebih menyenangkan dibandingkan menggunakan angkutan umum. Selain lebih hemat sekitar Rp60.00 per sekali jalan, juga fleksibilitas waktunya lebih banyak.

"Seperti sekarang ini, kalau anak minta istirahat ya tinggal menepi," jelasnya.

Tim Peliput: Agne Yasa, David Eka Issetiabudi, Feri Kristianto, Yanita Petriella.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Arus Balik

Editor : Maftuh Ihsan
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top