Pemerintah Harus Tekan Pemudik Motor

Rekayasa arus mudik dan arus balik pada Lebaran 2017 ini dinilai lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, namun pemerintah diimbau harus lebih tegas kepada pemudik yang menggunakan sepeda motor.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 05 Juli 2017  |  16:55 WIB
Ilustrasi-Pemudik motor - Antara/Asep Fathulrahman

Kabar24.com, JAKARTA – Rekayasa arus mudik dan arus balik pada Lebaran 2017 ini dinilai lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, namun pemerintah diimbau harus lebih tegas kepada pemudik yang menggunakan sepeda motor.

Djoko Setijowarno, pengamat transportasi dari Unika Soegijpranata mengatakan secara umum penyelenggaraan mudik 2017 ini berjalan dengan baik. Dia bahkan meyakini pencapaian ini bisa menjadi patokan untuk lebih baik pada tahun yang akan datang.

“Harus ada pembatasan operasi sepeda motor dan pelarangan membawa anak, serta penegasan dan larangan dengan sepeda motor tidak boleh lebih dari dua orang,” ujar Djoko kepada Bisnis, Rabu (5/7).

Selain masalah sepeda motor, Djoko juga mengevaluasi belum tegasnya pemerintah menindak mobil barang seperti mobil pick-up yang membawa penumpang mudik. Menurutnya, aktivitas ini telah menyalahi standar keselamatan angkutan penumpang.

Djoko juga mengingatkan selama mudik 2017 ini angka angkutan plat hitam masih terbilang tinggi. Namun di sisi lain, dia tak menampik ada percepatan transportasi umum di daerah, dan peningkatan transportasi umum dari Jakarta ke daerah.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa mudik tahun ini tergolonga lancar dana man. Dia menilai mudik 2017 telah menorehkan sejarah yang baik.

"Seingat saya juga ya, tentu memori saya tidak sempurna, mudik yang paling lancar dan aman ya kemarin itu," ujar Luhut.

Dia mengapresiasi kinerja Kepolisian, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan PT Pertamina (Persero). Menurut Menko Luhut, sinergi yang harmonis selama mudik Lebaran tahun ini telah menurunkan angka kecelakaan hampir 15%.

Untuk mudik ke depannya, kata Menko Luhut, pemerintah akan mengoptimalisasikan pemakaian kapal roll on-roll off (RoRo) yang menurutnya berdampak besar mengalihkan pemudik ke jalur laut.

Sehingga, beban jalan berkurang dan meminimalisir kemacetan khususnya berkat RoRo Jakarta-Lampung dan Jakarta-Semarang.

“Kita melihat Ro-Ro ini berpengaruh, kita akan tambah lagi. Presiden sudah memerintahkan itu,” terangnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pemudik motor

Editor : Rustam Agus
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top