Namanya Tak Tercantum di Mubalig Kemenag, Begini Reaksi Ustad Abdul Somad

Namun daftar mubalig tersebut memantik kontra dari sejumlah kalangan masyarakat perihal alasan dari pihak Kemenag merilis daftar itu. Apalagi di dalam daftar itu, beberapa mubalig kondang seperti mubalig sejuta umat Ustad Abdul Somad, tidak tercantum di dalamnya.
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 21 Mei 2018  |  12:43 WIB
Ustad Abdul Somad - Facebook

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Agama merilis daftar 200 nama penceramah (mubalig) pada Jumat pekan lalu (18/5/2018). Ke-200 mubalig tersebut dinilai memenuhi 3 kriteria sehingga masuk dalam list tersebut yakni mempunyai kompetensi keilmuan agama yang mumpuni, reputasi yang baik dan berkomitmen kebangsaan yang tinggi.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan daftar nama ini merupakan rilis awal yang dihimpun dari masukan tokoh agama, ormas keagamaan, dan tokoh masyarakat. Jumlah daftar ini tentu akan terus bertambah seiring masukan dari berbagai pihak.

“Nama yang masuk memang harus memenuhi tiga kriteria itu.  Namun, para mubalig yang belum masuk dalam daftar ini, bukan berarti tidak memenuhi tiga kriteria tersebut," kata Menag dalam rilisnya yang ditayangkan di laman https://kemenag.go.id.

Namun, daftar mubalig tersebut memantik kontra dari sejumlah kalangan masyarakat perihal alasan dari pihak Kemenag merilis daftar itu. Apalagi di dalam daftar itu, beberapa mubalig kondang seperti mubalig sejuta umat Ustad Abdul Somad, tidak tercantum di dalamnya.

Melalui Fanpage @UstadzAbdulSomad di Facebook, umat Islam dari seluruh Indonesia mengkritisi kebijakan Kemenag tersebut dan menyemangati Ustad Abdul Somad (UAS) untuk terus melakukan dakwahnya ke masyarakat. Berikut ini rangkuman beberapa komentar masyarakat:

Fadly Ryehukii: Ngapain juga ada rujukan, kayak sakit aja dirujuk, nggak perlu, UAS uda nomor 1 di hati masyarakatnya, gak pun masuk TV jga gak apa cukup d FB streaming malah nggak ada sponsor yg mengganggu. UAS Is The Best, Allahu Akbar.

Asep Komarudin: Nama Ust Abdul Somad, Ust. bahtiara Natsir, ust. Ali Hidayat, Ust. Hasan Haikal, Ust. Felix, Ust.Tengku
Zulkarnain, belum tertulis di daftar ini. Mungkin Kemenag belum kenal sama Ustadz2 ini atau bisa jadi mereka (Kemenag) jarang ke pengajian.

Fadli: Tidak masuk dalam 200 mubalig rujukan Kementerian Agama tidak apa, karena Ustadz Abdul Somad sudah masuk dalam hati semua umat muslim yang ada di Indonesia.

Sukri Ibrahim: Aneh kok baru skrg buat rujukan Mubalig versi Kemenag. Dulu2 ngapain aja...Nampaknya mau mengalihkan umat, kasihan..kasihan. Ust UAS tetap di Hati Umat, Allahu Akbar....

Muhammad Amin: Ustad tidak perlu masuk daftar ustad rekomendasi dari Kemenag karena itu tidak penting.
Yang terpenting ustad sudah tercatat di hati umat yg mencintai ustadz Abdul Somad dan semoga ustadz terus istiqomah
aamin...Insya Allah.

UAS sendiri merespons santai namanya tidak masuk dalam daftar tersebut. Seorang umat mengiriminya pertanyaan melalui WhatsApp: Bagaimana tanggapan ustadz: Ustad tdk termasuk dlm 200 mubaligh rujukan Kemenag?

UAS pun menjawab singkat: Sebab Kemenag tidak ingin mengecewakan masyarakat. Karena saya penuh sampai April 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kemenag

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top