Dishub Maluku : Armada Mudik Lebaran Siap

Dishub Maluku memastikan kesiapan armada mudik perayaan Idul Fitri 1439 Hijriah, baik antarapulau di daerah ini maupun keluar daerah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Mei 2018  |  17:48 WIB
Ilustrasi - Antara/Budi Candra Setya

Bisnis.com, AMBON--Dinas Perhuhungan (Dishub) Maluku memastikan kesiapan armada mudik perayaan Idul Fitri 1439 Hijriah, baik antarapulau di daerah ini maupun keluar daerah.

"Kami memastikan kesiapan mudik Idul Fitri ini setelah berkoordinasi dengan PT. Pelni, PT. ASDP, PT. Damri, PD. Panca Karya maupun maskapai penerbangan," kata Kadis Perhubungan Maluku, Johanis Frans Papilaya, dikonfirmasi, Sabtu.

Ia mengungkapkan, tersedia 22 kapal perintis di tiga pangkalan yakni Kota Ambon, Kota Tual dan Saumlaki, ibu kota kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB).

Sedangkan, PT. Pelni menyiapkan 11 unit kapal, sembilan kapal swasta dan dua kapal negara (KN). KN. Alphard dan KN. Bacan disiapkan sebagai cadangan yang siap diperbantukan bila terjadi lonjakan pemudik, terutama antarpulau di Maluku.

Dia mengakui, KM. Sabuk Nusantara,baik 31, 33 maupun 34 sedang doking dan diarahkan sebelum perayaan Idul Fitri 1439 Hijriah telah dioperasikan kembali.

"Semua armada laut tersebut dioptimalkan untuk mengangkut masyarakat, terutama pemudik Idul Fitri 1439 Hijriah," ujar Johanis.

Sedangkan, penyeberangan sebanyak 25 unit Kapal Motor Penyeberangan (KMP) yang beroperasi di Maluku, hanya KMP Tanjung Kuako yang sedang doking.

"Berpengaruh memang dengan belum bisa dioperasikannya KPM. Tanjung Kuako sehingga perlu dilakukan rekayasa transportasi penyeberangan," kata Johanis.

Khusus untuk angkutan darat PT. Damri mengoperasikan bus dari Ambon ke pulau Seram sebanyaj delapan unit. Ambon - bandara internasional Pattimura di desa Laha dua unit. PD. Panca Karya menyiapkan 10 unit bus.

"Jadi angkutan darat disiapkan 20 unit bus yang siap mengangkut pemudik. Ini pun belum termasuk mudik gratis dari BUMN/BUMD, Parpol dan lainnya," ujar Johanis.

Disinggung penerbangan, dia menjelaskan, telah berkoordinasi dengan Garuda Indonesia, Batik Air, Lion Air, ings Air, Trigana Air, Nam Air dan lainnya untuk menambah frekuensi penerbangan bila terjadi lonjakan penumpang.

Maskapai penerbangan pada prinsipnya siap dengan memperhatikan kebutuhan yang biasanya melonjak pada H - 3.

"Kami pada H - 7 perayaan Idul Fitri 1439 Hijriah siap mengoperasikan Posko terpadu di setiap pintu masuk maupun keluar Maluku," tandas Johanis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
maluku, Mudik Lebaran

Sumber : Antara

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top