RAMADAN 2018: Lonjakan Layanan Data di Timur Capai Titik Tertinggi Saat Lebaran

Penggunaan layanan data di wilayah timur saat periode Lebaran diproyeksikan menjadi titik tertinggi dari sisi trafik lalu lintas jaringan data yang disediakan operator seluler.
Amri Nur Rahmat
Amri Nur Rahmat - Bisnis.com 01 Juni 2018  |  13:28 WIB
. - .

Bisnis.com, MAKASSAR - Penggunaan layanan data di wilayah timur saat periode Lebaran diproyeksikan menjadi titik tertinggi dari sisi trafik lalu lintas jaringan data yang disediakan operator seluler.

Perluasan daya cakup jaringan serta perkembangan ekosistem digital di wilayah tersebut menjadi salah satu faktor pemanfaatan layanan data mengalami lonjakan signifikan.

PT Telkomsel Area Papua Maluku Sulawesi dan Kalimantan (Pamasuka) mengestimasi lonjakan trafik penggunaan layanan data saat momentum Lebaran bakal menyentuh level 40% dari kondisi normal.

Sama halnya dengan operator seluler PT XL Axiata North Region yang mencakup Kalimantan Sulawesi Maluku dan Papua yang mengestimasi trafik data yang dilayani perseroan bakal melonjak hingga 30% saat periode Lebaran.

Laju penggunaan layanan data tidak lepas dari penetrasi operator seluler yang gencar memperluas pembangunan infrastruktur BTS dengan kualifikasi 4G LTE sehingga memudahkan pelanggan mendapatkan akses data yang cepat.

VP ICT Network Management Telkomsel Area Pamasuka Samuel Pasaribu mengatakan momentum Ramadan dan Lebaran juga menjadi tolak ukur kesiapan maupun kapasitas jaringan perseroan dalan penyediaan layanan data maupun segmen lainnya.

"Apalagi layanan data sudah menjadi semacam kebutuhan primer bagi pelanggan untuk menjalin komunikasi maupun aktivitas digital lainnya. Di Pamasuka, ekosistemnya terus bertumbuh," katanya, Jumat (1/6/2018).

Dari sisi kuantitas penggunaan layanan data, Samuel bahkan memperkirakan jika momentum Lebaran tahun ini bakal menembus 3.600 TeraByte (TB) atau melaju hingga 272% dari periode yang sama tahun lalu.

Meski demikian, kapasitas jaringan milik Telkomsel diklaim bisa mengakomodir lonjakan tersebut yang ditopang oleh 34.000 BTS di Pamasuka, di mana 60% diantaranya merupakan 3G dan 4G dengan kecepatan 3.288 Gbps.

VP XL Axiata North Region Desy Sari Dewi mengatakan perluasan jaringan 4G menjadi titik fokus perseroan untuk wilayah cakupan agar lebih menjangkau daerah yang berkualitas pelosok.

Pada tahun ini, perseroan bakal membangun sekitar 1.200 BTS di North Region yang mana 80% diantaranya merupakan BTS 4G LTE.

"Hingga Mei 2018 ini sudah terbangun sekitar 800 BTS yang sebagian besar mendukung layanan 4G. Tentu saja lebih memastikan kualitas layanan kami menghadapi lonjakan di periode Lebaran nanti," katanya.

Khusus di North Region, dia memperkirakan langganan layanan data bergerak hingga 30% dan berpeluang melaju lebih tinggi lagi sejalan dengan perluasan daya cakup jaringan yang direalisasikan perseroan.

Sejauh ini, jaringan 4G milik XL Axiata telah menjangkau 90% kabupaten/kota di Kalimantan Sulawesi Maluku dan Papua yang menjadi wilayah operasional North Region.

Kemudian untuk level kecamatan di North Region, papar Desy, menjadi agenda strategis perseroan agar layanan jaringan XL bisa diakses secara luas oleh masyarakat di wilayah timur.

"Khusus untuk Lebaran tahun ini, lonjakan layanan data bakal menjadi terbesar dari tahun tahun sebelumnya. Karena itu tadi, perluasan daya cakup kami terutama LTE serta termasuk pula ekosistem digital di North Region juga semakin membesar," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Ramadan

Editor : Linda Teti Silitonga
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top