Polri Gelar Operasi Ketupat Mulai H-7 Idulfitri

Mabes Polri telah menginstruksikan semua jajarannya untuk menggelar operasi ketupat H-7 Hari Raya Idulfitri untuk mengamankan arus mudik agar berjalan dengan aman dan lancar.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 04 Juni 2018  |  16:23 WIB
Ilustrasi: Anggota polisi saat mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2015 di lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/7/2015). - Antara/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA - Mabes Polri telah menginstruksikan semua jajarannya untuk menggelar operasi ketupat H-7 Hari Raya Idulfitri untuk mengamankan arus mudik agar berjalan dengan aman dan lancar.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Muhammad Iqbal mengatakan Kepolisian sudah melakukan koordinasi lintas sektor dengan sejumlah lembaga/kementerian untuk menggelar Operasi Ketupat 2018 itu. Menurutnya, koordinasi lintas sektor itu perlu dilakukan agar seluruh infrastruktur untuk arus mudik sudah siap dijalankan.

"Insya Allah H-7 Operasi Ketupat sudah mulai digelar. Kami sudah melakukan koordinasi lintas sektor agar jembatan angkutan dan lainnya siap," tuturnya, Senin (4/6/2018).

Dia optimistis Operasi Ketupat bisa membantu masyarakat melakukan mudik dengan aman dan lancar. Iqbal juga mengimbau agar masyarakat yang berencana melakukan mudik, menaati semua rambu lalu-lintas agar mudik semakin aman.

"Kami optimistis Operasi Ketupat ini bisa membuat arus mudik masyarakat semakin aman dan lancar," katanya.

Kesiapan Polda Jateng

Sementara itu, Polda Jateng menyiagakan 20.500 personel untuk mengahadapi arus mudik 2018 dengan menggelar operasi ketupat candi.

Karoops Polda Jateng Kombes Pol Hariyanto mengatakan operasi ketupat candi akan dilaksanakan selama 18 hari, mulai 8-24 Juni 2018 menyiagakan 20.500 personel Kepolisian seluruh Jawa Tengah.

"Tentu, selain dari kepolisian operasi tersbut akan melibatkan unsur lain. Yakni TNI, instasi terkait dari pemerintah, ormas, dan relawan masyarakat. Nanti tanggal 7 Juni ada apel gelar pasukan," katanya, Selasa (22/5/2018).

Hariyanto menuturkan, kerawanan paling tinggi selama pelaksanaan operasi tersebut adalah kemacetan. Terutama di jalur pantura. "Memang sudah ada tol, baik yang operasional maupun yang fungsional. Nanti semua akan dimaksimalkan agar mudik dan balik lancar," paparnya.

Sementara itu lanjut dia, tol operasional akan melayani dari Brebes hingga Gandulan di Pemalang. Sementara tol fungsional, dari Gandulan hingga Krapyak di Semarang.

"Kemarin sudah ditinjau oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol Royke Lumowa, fungsional sudah siap. Nanti di waktu yang tersisa, jika masih ada kekurangan dan segala antisipasi, akan dilakukan. Khusus untuk tol fungsional, akan diberlakukan satu jalur," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mudik Lebaran, operasi ketupat

Editor : Saeno
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top