MUDIK LEBARAN 2018: Hati-hati, Penyempitan Jembatan di Denpasar-Gilimanuk

Pemudik yang akan melintasi jalur Denpasar Gilimanuk diimbau untuk berhati-hati dengan banyaknya penyempitan ruas jalan di sejumlah jembatan di sepanjang jalur ini.
Feri Kristianto
Feri Kristianto - Bisnis.com 07 Juni 2018  |  12:15 WIB
Suasana arus mudik di Gilimanuk, Bali, tahun 2014 - Antara/Wira Suryantala

Bisnis.com, MANGUPURA - Pemudik yang akan melintasi jalur Denpasar Gilimanuk diimbau untuk berhati-hati dengan banyaknya penyempitan ruas jalan di sejumlah jembatan di sepanjang jalur ini.

Kasatker PJN 1 Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII Madia Gunawan menuturkan ada sejumlah jalan khususnya di wilayah Kabupaten Tabanan dan Jembrana. Menurutnya, penyempitan di ruas jembatan tersebut sering tidak disadari oleh pengendara.

“Kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar bisa menambah rambu-rambu di beberapa jembatan yang ruas jalannya menyempit,” jelasnya di Mengwi, Kamis (7/6/2018).

Madia mengaku tidak hafal jumlah ruas jalan yang menyempit karena keberadaan jembatan. Pantauan Bisnis, lebih dari 5 ruas jalan yang mengalami penyempitan dan paling banyak terdapat di jalur Jembrana.

Dia menuturkan secara umum kondisi ruas jalan di jalur Denpasar-Gilimanuk sudah siap dilintasi pemudik. Dia menegaskan kondisi jalan yang sering disebut jalur berbahaya tersebut tidak ada kerusakan besar.

“Kalau ada kerusakan minor tentu kami langsung perbaiki,” jelasnya.

Lebih lanjut ditekankan bahwa sudah tidak ada pengerjaan perbaikan jalan skala besar di ruas utama yang menghubungkan Bali dengan pelabuhan Gilimanuk tersebut. Terhitung mulai H-10 seluruh pengerjaan sudah disetop untuk memberikan kenyamanan bagi pemudik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mudik Lebaran

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top