MUDIK LEBARAN 2018: AP II Perkirakan Arus Penumpang Naik 20%

Manajemen PT Angkasa Pura II memperkirakan lonjakan penumpang selama periode mudik dan balik Lebaran tahun ini di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sumatra Barat bakal meningkat hingga 20%.
Heri Faisal
Heri Faisal - Bisnis.com 08 Juni 2018  |  11:42 WIB
Bandara Internasional Minangkabau. - /id.wikipedia.org

Bisnis.com, PADANG— Manajemen PT Angkasa Pura II memperkirakan lonjakan penumpang selama periode mudik dan balik Lebaran tahun ini di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sumatra Barat bakal meningkat hingga 20%.

General Manager BIM Dwi Ananda Wicaksana menyebutkan terjadi peningkatan jumlah penumpang setiap tahun di bandara tersebut, bahkan tahun ini diperkirakan peningkatannya di kisaran 12% hingga 20%.

“Prediksi kami ada kenaikan yang cukup signifikan, naik sekitar 12% hingga 20%,” katanya, Kamis (7/6/2018).

Menurutnya, pada H-7 hingga H+7 kedatangan penumpang di bandara itu diperkirakan mencapai 152.418 penumpang, begitu juga dengan penumpang keberangkatan.

Sedangkan penerbangan juga diperkirakan bakal naik 8% sampai 12% atau diperkirakan pergerakan pesawat mencapai 864 penerbangan landing di bandara tersebut.
Bahkan, jauh – jauh hari sejumlah maskapai sudah mengajukan penambahan penerbangan untuk menuju Padang.

Total penerbangan extra flight menuju bandara itu mencapai 357 penerbangan dari lima maskapai, yakni Lio Air, Batik Air, Garuda Indonesia, Citilink Indonesia, dan Sriwijaya Air.

Dia mengatakan Lion Air, misalnya, menyiapkan empat penerbangan tambahan per hari mulai 1 – 30 Juni 2018 atau dengan total extra flight sebanyak 120 penerbangan.
Kemudian, Batik Air juga menambah tiga penerbangan setiap harinya mulai 1 hingga 30 Juni yang melayani arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

Begitu juga juga dengan Sriwijaya Air menambah empat penerbangan setiap hari juga selama periode 1 – 30 Juni 2018, Citilink dengan satu penerbangan tambahan per hari pada 8 – 24 Juni atau sebanyak 17 penerbangan.

Sementara itu, Garuda Indonesia menyediakan satu penerbangan tambahan per hari pada 11 – 14 Juni, tiga penerbangan tambahan pada 21 Juni dan satu penerbangan tambahan pada 22 – 24 Juni.

“Kami sudah siap menerima lonjakan penumpang di BIM, baik dari sisi fasilitas maupun pengamanannya,” kata Dwi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Ramadan

Editor : Linda Teti Silitonga
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top