MUDIK LEBARAN 2018: Macet di Cikampek, Pengguna Jalan Diarahkan ke Jalur Arteri

Pengguna jalan tol di ruas Cikampek disarankan untuk menggunakan jalan arteri untuk menghindari kemacetan di kilometer 7 hingga 53.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 13 Juni 2018  |  11:25 WIB
Pengendara mobil melintas di jalur "contraflow" ke arah Cikampek di ruas Tol Jakarta-Cikampek KM 37, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (10/6). Jasa Marga bersama kepolisian memberlakukan "contraflow" dari KM 35600 sampai KM 47 untuk mengurai kemacetan di jalan tol khususnya di sekitar "rest area" KM 39 karena banyaknya pemudik yang beristirahat. - .Antara/Hafidz Mubarak A

Bisnis.com,JAKARTA- Pengguna jalan tol di ruas Cikampek disarankan untuk menggunakan jalan arteri untuk menghindari kemacetan di kilometer 7 hingga 53.

Kepala Posko Pemantauan Arus Mudik Kementerian Perhubungan, Pramintohadi Sukarno mengatakan bahwa kemacetan di ruas tersebut sudah terjadi sejak Selasa (12/6/2018) malam, sekira pukul 23.00 WIB dan masih berlangsung hingga Rabu (13/6/2018) pagi.

“Ada beberapa penyebab terjadinya kemacetan di ruas tersebut yakni distribusi kedatangan kendaraan menumpuk di malam hari dan ada pula kendaraan yang mogok kendaraan sehingga efek kejutan sampai ke belakang. Selain itu kemacetan terjadi karena ada kendaraan yang berhenti di bahu jalan,” tuturnya.

Dia mengatakan, distribusi kendaraan yang menumpuk pada Selasa malam dikarenakan banyak instansi swasta yang mulai cuti bersama pada Selasa sehingga para pemudik yang bekerja di sektor swasta tersebut berbondong-bondong melakukan perjalanan pada Selasa malam.

Untuk mengurai kemacetan tersebut, lanjutnya, petugas lapangan melakukan contra flow yang telah dilaksanakan sejak Selasa malam hingga saat ini. Selain itu para pengguna jalan juga diarahkan untuk memasuki jalan arteri di Karawang, Kaliurip atau Cikampek lama.

“Nanti bisa masuk kembali ke tol di pintu berikutnya,” paparnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, pada H-3, Selasa, jumlah kendaraan yang melintas di tol Cikarang Utama mencapai 104.690 unit. Jumlah ini 206% lebih banyak dibandingkan H-3 2017 yang berjumlah 34.152 unit kendaraan.

Meski terjadi peningkatan jumlah kendaraan yang signifikan pada H-3, jumlah tersebut masih lebih sedikit dibandingkan dengan H-6 di mana kendaraan yang melintas di ruas tersebut mencapai 109.164 unit.

“Meski H-6 lebih banyak, tidak terjadi kemacetan karena distribusi kendaraan menyebar sepanjang hari, tidak menunpuk pada malam hari,” pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mudik Lebaran 2018

Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top