MUDIK LEBARAN 2018: Layanan KA Ditambah, Pendapatan Porter Meningkat

Padatnya pemudik di Stasiun Gambir selama masa mudik menjadi keuntungan tersendiri bagi para porter untuk mengumpulkan rezeki, apalagi dengan adanya kereta api tambahan yang mendorong meningkatnya jumlah penumpang
Eva Rianti
Eva Rianti - Bisnis.com 13 Juni 2018  |  15:38 WIB
Pemudik di Stasiun Gambir. - .Bisnis/Eva Rianti

Bisnis.com, JAKARTA -- Padatnya pemudik di Stasiun Gambir selama masa mudik menjadi keuntungan tersendiri bagi para porter untuk mengumpulkan rezeki, apalagi dengan adanya kereta api tambahan yang mendorong meningkatnya jumlah penumpang.

Para pelayan jasa angkut barang di stasiun tersebut mengakui bisa mendapat keuntungan yang cukup besar ketika arus mudik dibandingkan dengan hari-hari biasa.

Ujang (48), seorang porter asal Bogor mengatakan, pada masa-masa mudik seperti saat ini penghasilannya bisa mencapai sekitar Rp200.000 per hari. Angka ini 2 kali lipat dibandingkan dengan hari-hari biasa di kisaran Rp100.000 per hari.

"Mudik ini dapat sekitar Rp200.000/hari, hari biasa ya Rp100.000/hari," ujar Ujang kepada Bisnis, Rabu (13/6/2018).

Ujang menceritakan bahwa adanya kereta api tambahan berefek pada bertambahnya jam kerja dan penghasilan.

"Banyak kereta tambahan, makin banyak penumpang, jadi makin banyak juga pendapatan," katanya.

Senada, Samin (56), seorang porter di Stasiun Gambir menuturkan, ketika masa-masa mudik seperti saat ini, penghasilannya bisa mencapai kenaikan 100% dibandingkan dengan hari-hari biasa.

" Hari biasa bisa sekitar Rp100.000, sedangkan ketika masa mudik dapat sekitar Rp200.000," kata Samin kepada Bisnis, Rabu (13/6/2018).

Samin menuturkan, di setiap harinya dia mendapatkan sekitar 10 pemudik yang menggunakan jasanya. Sementara hari biasa hanya sekitar 5 penumpang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mudik Lebaran 2018

Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top