MUDIK LEBARAN 2018: Bahagia Pulang Kampung, Sejumlah Pemudik di Stasiun Gambir Legawa Lesehan

Kepadatan pemudik di Stasiun Gambir pada H-2 Lebaran terus terlihat. Para pemudik memenuhi kursi yang tersedia. Sebagian lainnya yang tidak kebagian bangku rela duduk di lantai
Eva Rianti
Eva Rianti - Bisnis.com 13 Juni 2018  |  15:44 WIB
Pemudik di Stasiun Gambir. - .Eva Rianti

Bisnis.com, JAKARTA-- Kepadatan pemudik di Stasiun Gambir pada H-2 Lebaran terus terlihat. Para pemudik memenuhi kursi yang tersedia. Sebagian lainnya yang tidak kebagian bangku rela duduk di lantai.

Kendati duduk lesehan di atas ubin, para pemudik terlihat nyaman dan santai, bahkan bisa tertawa bahagia bersama sanak saudara yang turut mudik bersama.

Seorang pemudik di Stasiun Gambir yang hendak ke Madiun, Lia (26) menuturkan bahwa fenomena lesehan ketika arus mudik merupakan hal yang biasa. Dia mengaku tetap senang walaupun harus duduk di lantai menunggu jam keberangkatan.

"Karena mau mudik, jadi tempat duduk kurang ya. Tapi tidak apa-apa, seru kok. Karena senang mau pulang kampung," kata Lia ketika diwawancarai Bisnis, Rabu (13/6/2018).

Lia menjelaskan, dirinya dan sekeluarga datang ke Stasiun Gambir 3 jam sebelum keberangkatan, yakni pukul 12.00 WIB, sementara jam keberangkatan pukul 15.00 WIB.

Lia menceritakan sudah terbiasa menggunakan kereta api ketika mudik. Alasannya, kereta api dinilai nyaman, aman, dan cepat.

"Delay juga tidak pernah ada. Harga juga pas. Kereta api memang menjadi pilihan keluarga," ujarnya.

Senada, pemudik lainnya, Cery (30) mengatakan bahwa pemandangan pemudik yang lesehan karena bangku tidak mencukupi di Stasiun Gambir ialah hal yang wajar ketika menjelang lebaran.

"Kurangnya tempat duduk itu biasa. Wajar, karena kan musim lebaran," kata Cery.

Cery menceritakan pilihannya menggunakan mode transportasi kereta api karena dinilai menjadi alternatif yang paling nyaman, terutama untuk sang buah hatinya yang masih bayi.

"Nyaman saja buat anak. Di kereta bisa jalan-jalan. Aman juga," lanjutnya.

Kendati demikian, Cery memberikan sedikit kritikan terkait fasilitas yang tersedia di Stasiun Gambir, yakni fasilitas tempat ibadah atau masjid.

"Untuk ukuran stasiun besar, menurut saya masjidnya kurang luas. Tempat wudunya juga terbatas. Jadi pengap dan ramai," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mudik Lebaran 2018

Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top