Jumlah Kendaraan yang Tinggalkan Jakarta Diklaim Meningkat 40%

Sejak H-8 hingga H-3 tepatnya pada Selasa (12/6/2018) terpantau sebanyak 563.083 kendaraan telah keluar dari Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama Jalan Tol Jakarta--Cikampek.
Yusuf Waluyo Jati
Yusuf Waluyo Jati - Bisnis.com 13 Juni 2018  |  17:46 WIB
Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di ruas Tol Jakarta-Cikampek KM 37, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (10/6). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Sejak H-8 hingga H-3 tepatnya pada Selasa (12/6/2018) terpantau sebanyak 563.083 kendaraan telah keluar dari Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama Jalan Tol Jakarta--Cikampek.

Customer & Employee Relations Manager PT Jasa Marga (Persero) Tbk Faiza Riani mengatakan jumlah tersebut meningkat 39,8% dari volume lalin normal yaitu 402.672 kendaraan.

Jasa Marga juga mencatat distribusi lalu lintas dari GT Cikarang Utama ke Jalur Utara (via GT Palimanan dan GT Cikampek) adalah sebesar 60%.

"Untuk kendaraan yang menuju Jalur Selatan (via GT Sadang dan GT Cileunyi) adalah sebesar 40%," ujarnya dalam siaran pers, Rabu (13/6/2018).

Untuk lalin pada H-3 Lebaran sendiri, Jasa Marga mencatat 104.690 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui GT Cikarang Utama. Angka tersebut naik 55,99% dari volume lalin normal sebanyak 67.112 kendaraan.

Jasa Marga memprediksi 89.838 kendaraan akan meninggalkan Jakarta pada H-2 Lebaran yang jatuh hari ini, Rabu (13/06). Angka tersebut naik 33,86 % dari volume lalin normal yang sebanyak 67.112 kendaraan.

Hingga saat ini masih terpantau kepadatan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada titik-titik tertentu seperti keluar masuk rest area dan penyempitan lajur (bottle neck).

Jasa Marga dengan diskresi Kepolisian hingga saat ini masih memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow dari Km 35+600 hingga Km 61+500.

"Selain itu, kami bekerjasama dengan Kepolisian juga masih melakukan buka tutup pengalihan arus lalu lintas ke GT Cikarang Barat 3 untuk masuk kembali melalui GT Cikarang Barat 1," kata Faiza.

Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol yang hendak melakukan mudik untuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol. Layanan top up tunai di gerbang tol hanya dilakukan dalam kondisi darurat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jasa marga, akses tol cikarang, Mudik Lebaran 2018

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top