Hindari Microsleep, KNKT: Pemudik Perlu Istirahat Setiap 4 Jam

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengimbau pengemudi untuk beristirahat setiap 4 jam perjalanan bagi pengendara mobil dan 2 jam untuk pengendara motor.
Regi Yanuar Widhia Dinnata
Regi Yanuar Widhia Dinnata - Bisnis.com 13 Juni 2018  |  18:11 WIB
Mobil pemudik parkir di rest area tol fungsional, Penarukan, Tegal, Sabtu (9/6 - 2018). (Antara / Oky Lukmansyah)

Bisnis.com, JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengimbau pengemudi untuk beristirahat setiap 4 jam perjalanan bagi pengendara mobil dan 2 jam untuk pengendara motor.

Menurut data Kepolisian RI, kecelakaan pada masa libur Idulfitri banyak disebabkan oleh faktor kelelahan pengemudi. Kelelahan adalah kondisi kondisi penurunan kewaspadaan dan kemampuan baik fisik maupun mental.

KNKT menilai kelelahan ini berakibat terhadap penurunan performa, kemampuan memperkirakan jarak dan kecepatan, kemampuan mengambil keputusan, reaksi lebih lambat, serta dapat berakibat tidur sesaat (microsleep). Kelelahan ini terjadi karena kurang tidur, yang biasanya terasa setelah 16 jam bangun pagi atau kurang tidur dari 8 jam dalam beberapa hari.

"Kelelahan juga dapat disebabkan oleh beban pekerjaan atau gangguan ritme sirkadian seperti bangun terlalu pagi atau begadang. Kelelahan ditandai dengan rasa mengantuk, sering menguap, mata berair atau merah, sering malamun, konsentrasi menurun dan sering melakukan kesalahan," tulis keterangan resmi KNKT, Rabu (13/6/2018).

Persoalan ini dapat dicegah dengan tidur 8 jam setiap hari atau dengan tidur yang cukup sebelum melakukan perjalan panjang. Selain itu, istirahat lah minimal selama 30 menit setiap maksimal 4 jam bagi pengendara mobil dan setiap 2 jam bagi pengemudi kendaraan beroda dua.

Jika sudah merasa lelah namun tidak bisa langsung menepi untuk istirahat maka jangan langsung minum kopi atau minuman berenergi secara berlebihan. Pengemudi bisa mengalihkan rasa lelah ini dengan mengobrol atau melakukan gerakan ringan seperti stretching.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kecelakaan, knkt, Mudik Lebaran 2018

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top