Berburu Selongsong Ketupat

Sehari menjelang Lebaran (H-1) 2018 ibu-ibu di Jambi terlihat berburu selongsong ketupat untuk kemudian dimasukkan beras dan dimasak menjadi makanan saat Idulfitri.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 Juni 2018  |  09:44 WIB
Penjual menganyam kulit ketupat yang dijual di Kawasan Pasar Palmerah, Jakarta, Rabu (13/6). Memasuki H-2 Hari Raya Idulfitri penjualan kulit ketupat mengalami peningkatan dua kali lipat dengan harga jual Rp5000 per ikat. - Antara

Bisnis.com, KOTA JAMBI – Sehari menjelang Lebaran (H-1) 2018 ibu-ibu di Jambi terlihat berburu selongsong ketupat untuk kemudian dimasukkan beras dan dimasak menjadi makanan saat Idulfitri.

Salah satu wargaKota Jambi, Sri ditemui di Pasar Keluarga Kota Jambi, Kamis (13/6/2018), mengatakan ketupat menjadi masakan khas saat Idulfitri.

"Rasanya ada yang kurang jika pada momen lebaran Idulfitri tidak membuat masakan ketupat," katanya di sela-sela memilih selongsong ketupat.

Menurutnya ketupat dimakan bersama keluarga besarnya biasanya dicampur opor ayam, namun ada juga yang mencampur ketupat dengan semur ayam.

"Dengansemur ayam dan opor ayam tetap enak, tergantung enak tidaknya beras yang dimasak di dalam ketupat tersebut," ujarnya.

Sri menyebut ketupat yang dijual pedagang di Jambi biasanya dua jenis, yakni ketupat kepal (bersudut 7) dan jajaran genjang bersudut 6. Dua jenis itu memiliki alur anyaman berbeda. Dia mengaku lebih memilih ketupat jenis jajaran genjang karena isi beras bisa lebih banyak dan padat.

Senada dengan itu, Inah warga Muarojambi mengatakan jika tidak memasak ketupat maka kurang lengkap merayakan momen lebaran, karena ketupat lebih asik dimakan beramai-ramai.

"Ketika keluarga besar datang tentu yang kita sugukan selain kue lebaran adalah ketupat dengan opor ayam. Momen kebersamaannya terasa saat kita beramai-ramai makan ketupat," ujarnya.

Seorang pedagang selongsong ketupat di Pasar Tradisional Keluarga, Kota Jambi, Irma mengatakan selongsong ketupat memang banyak dicari menjelang Idulfitri.

Menurutnya, membuat selongsong ketupat tidaklah susah, hanya perlu daun kelapa yang muda atau disebut janur yang kualitas baik atau panjang dan lebar kemudian dianyam sesuai bentuk jenis ketupat.

Untuk harga selongsong ketupat, pedagang biasanya membuat 10 selongsong ketupat dalam satu ikat dengan harga Rp7 ribu rupiah.

"Rata-rata satu ikat (10 selongsong) harganya 7 hingga 10 ribu. Meski banyak dicari masyatakat tapi pedagangnya juga banyak sehingga kadang anyaman selongsong ketupat juga tidak laku terjual hingga malam lebaran," jelasnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mudik Lebaran 2018

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top