Baznas Himpun Zakat Rp59 miliar Selama Ramadan 2018

Kepercayaan masyarat kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus menguat, ditandai dengan meningkatnya hasil pengumpulan zakat selama bulan Ramadan 2018 mencapai Rp59 miliar.
Nurudin Abdullah
Nurudin Abdullah - Bisnis.com 14 Juni 2018  |  23:02 WIB
Deputi Baznas, M. Arifin Purwakananta, memerikan penjelasan. - JIBI/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA--Kepercayaan masyarat kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus menguat, ditandai dengan meningkatnya hasil pengumpulan zakat selama bulan Ramadan 2018 mencapai Rp59 miliar.

Deputi Baznas, M. Arifin Purwakananta, mengatakan penaikan dana zakat, infak dan sedekah (ZIS) selama Ramadan 1439 H mencapai Rp59 miliar atau meningkat 47,5% dari pencapaian periode yang sama tahun lalu sebesar Rp40 miliar

“Hasil pengumpulan zakat sebesar Rp59 milyar masih bersifat sementara karena animo masyarakat sedemikian tinggi dan masih banyak yang berzakat di malam Takbiran di penghujung Ramadan ini,” katanya, Kamis (14/6/2018).

Menurutnya, manajemen Baznas masih berharap pengumpulan ZIS dapat mencapai Rp61 milyar hingga Kamis (14/6/2018) pukul 24.00, yang berarti penaikannya dapat meningkat 52,5% dari pencapaian Ramadan 2017.

Dia menjelaskan bahwa atas pencapaian peningkatan pengumpulan ZIS tersebut Baznas perlu menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat atas kepercayaan kepada Baznas dalam berzakat. 

Adapun sumber penerimaan Baznas, lanjutnya, hanya sebagian kecil sekitar 20% yang berasal dari Unit Penghimpun Zakat (UPZ) Baznas yaitu ASN dari kementrian, lembaga negara, Polisi, dan TNI, sedangkan yang lebih besar 80 % diperoleh dari masyarakat umum melalui berbagai moda pembayaran. Dan itu semua berkat gencarnya Baznas melakukan inovasi untuk kemudahan berzakat.

Arifin juga mengungkapkan Baznas daerah dan semua Lembaga Amil Zakat se-Indonesia (Laznas) dapat tumbuh bersama secara baik. Rata-rata kenaikan pengumpulannya secara nasional sebesar 20% per tahun. 

“Untuk itu Baznas akan memastikan zakat masyarakat Indonesia disalurkan kepada mustahik yang berhak sesuai dengan tuntunan syariah dan perundangan yang berlaku,” katanya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
zakat, baznas

Editor : Maftuh Ihsan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top