Duet Budi Karya dan Basuki, dari Mudik hingga Musik

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono tak hanya padu dalam urusan mudik Lebaran.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 15 Juni 2018  |  14:31 WIB
- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono berduet saat halalbihalal Idulfitri, JUmat (15/6).-JIBI - Rivki Maulana

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono tak hanya padu dalam urusan mudik Lebaran.

Di Hari Raya Idulfitri, keduanya berkolaborasi di panggung musik. Hujan yang mengguyur Komplek Widya Chandra, tempat kediaman para menteri Kabinet Kerja, Jumat (15/6/2018), tak menyurutkan niat Basukid an Budi berduet.

Usai menyalami para tamu, Budi Karya Sumadi dengan sigap memegang mikrofon. Di belakangnya, Basuki Hadimuljono telah siap dengan stik drum.

Entah kebetulan atau tidak, ketukan drum dari tangan Basuki mengantarkan sebuah intro lagu lawas berjudul ‘Have You Ever Seen The Rain. Lagu ciptaan John Fogerty.

Lagu itu menjadi tembang pertama yang dibawakan dalam acara ‘Open House’ Menteri Perhubungan. Meski sesekali melihat teks, Budi Karya menyanyikan tiga pertama dengan cukup renyah, "Someone told me long ago", "There's a calm before the storm", "I know it's been comin' for some time".

Selanjutnya, ketukan drum Basuki terus menghentak hingga refrain "I want to know", "Have you ever seen the rain?"

Duet Budi Karya dan Basuki berlanjut hingga empat lagu, termasuk ‘Bento’disuguhkan untuk para tamu yang hadir. Sebetulnya, duet yang rancak itu bukan terjadi instan.

Di sela kesibukan masing-masing, dua menteri ini merupakan anggota grup musik Elek Yo Band, grup yang beranggotakan para menteri Kabinet Kerja. Terlepas dari musik, penanganan mudik tahun ini bisa diantisipasi lebih baik. Budi Karya menggambarkan angka kecelakaan turun karena pihaknya berusaha keras mengalihkan pengguna sepeda motor ke angkutan umum seperti bus dan kapal laut.

Penggunaan teknologi informasi juga berperan penting dalam membaca tren arus lalu lintas, sehingga lonjakan arus kendaraan bisa diantisipasi.

"Kami harus bisa menyampaikan skenario-skenario yang harus disampaikan kepada pemudik," jelas Budi Karya.

Kalau mudik lancer begini, menyanyi dan bermain musik pun jadi tenang.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Budi Karya Sumadi, Mudik Lebaran 2018

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top