Pedagang Takjil di Bandar Lampung Laris Manis

Sejumlah pedagang takjil musiman yang berjualan di sepanjang Jalan Pangeran Antasari Bandar Lampung mengaku bahwa pada bulan Ramadan kolak pisang dan rujak tahu yang paling banyak dicari pembeli.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 Mei 2019  |  19:12 WIB
Pedagang membungkus minuman untuk takjil. - Antara/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, BANDAR LAMPUNG – Sejumlah pedagang takjil musiman yang berjualan di sepanjang Jalan Pangeran Antasari di Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, mengaku bahwa pada bulan Ramadan kolak pisang dan rujak tahu yang paling banyak dicari pembeli.

Menurut salah satu pedagang Novalia Sari, Rabu (8/5/2019), dari sekian banyak aneka makanan yang dijualnya kolak dan rujak tahulah yang laku keras.

"Selain kolak dan rujak tahu kami juga menjual gado-gado, petisan, bubur gorengan dan lainnya, pokoknya menu buka puasa," ujarnya.

Dia menambahkan takjil dijajakan ini harganya bervariasi dari mulai  Rp8.000 sebungkus sedangkan pempek dan gado-gado Rp12.000 per bungkus.

Kemudian, tambahnya harga gorengan Rp5.000 per bungkus bubur dan petisan dijual dengan harga Rp8.000 per bungkus.

Sementara itu, pedagang lainnya, Sukma, mengaku mendapatkan omzet yang lumayan dari berjualan bermacam-macam takjil di Jalan Pangeran Antasari tersebut.

"Ini dagangan yang saya jual punya saudara, saya hanya mengambil keuntungannya saja, dan lumayan hasilnya untuk sehari-hari," tuturnya.

Dia menambahkan bahwa tidak hanya kolak pisang dan rujak tahu yang laku namun semua takjil yang dijajakan pasti laku dibeli oleh orang.

"Ya tapi yang paling laris adalah kolak pisang, karena dua hari ini habis terus, tidak banyak bawa paling 35 bungkus per item, semoga hari ini juga bisa habis kolaknya," ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
lampung, takjil

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top