BUMN Gelar Safari Ramadan di Tanjung Pinang

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) menggandeng AirNav dan Pengusahaan Daerah Industri Pulau Batam (Persero) menggelar Safari Ramadan sebagai bagian dari rangkaian BUMN Hadir Untuk Negeri.
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) menyerahkan paket sembako kepada warga pada kegiatan pasar murah, di Tanjung Balai, Sumatra Utara, Kamis (11/4/2019). - ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) bersama AirNav dan Pengusahaan Daerah Industri Pulau Batam (Persero) menggelar Safari Ramadan di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

Safari Ramadan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan BUMN Hadir Untuk Negeri yang diinisiasi Kementerian BUMN. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan mendekatkan BUMN dengan para pemangku kepentingan dan masyarakat sekitar.

Komisaris Utama Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Refly Harun mengatakan dalam kegiatan ini juga diserahkan bantuan dengan nilai total Rp1,035 miliar. Bantuan tersebut meliputi santunan kepada 1.000 anak yatim berupa bingkisan dan uang tunai senilai total Rp350 juta; bantuan sarana ibadah/pesantren/panti asuhan sebesar Rp500 juta; pembagian 1.000 Alqu'an dengan total bantuan Rp60 juta; serta bantuan pemenuhan kebutuhan dasar (beasiswa) kepada 25 siswa/siswi dengan jumlah bantuan Rp125 juta.

Safari Ramadan ini merupakan salah satu upaya BUMN yang menjadi perpanjangan tangan dari pemerintah, di mana selain mengejar keuntungan juga mewujudkan kepedulian kepada masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

"Tujuannya agar keberadaan BUMN dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya pada kesempatan kali ini oleh masyarakat di wilayah Kepulauan Riau,” terangnya melalui keterangan resmi yang dikutip Bisnis, Sabtu (18/5/2019).

Selain di Tanjung Pinang, Pelindo I juga menggelar kegiatan serupa di wilayah-wilayah operasionalnya yang lain, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Riau.

Plt. Direktur Utama Pelindo I Syahputera Sembiring menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan ini merupakan salah satu momen untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan untuk bisa menjalankan Ramadan dengan lebih baik.

“BUMN merupakan milik masyarakat, sehingga keberadaannya harus bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat ” terangnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bumn

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top