Kicak, Makanan Spesial Ramadan di Kauman Jogja

Aneka penganan khas untuk takjil ditawarkan oleh para pedagang di Pasar Sore Ramadan di Kauman Yogyakarta, dan jajanan kicak adalah menu yang paling dicari masyarakat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Mei 2019  |  12:00 WIB
Kicak, makanan khas Kauman, Yogyakarta, yang hanya muncul saat Ramadan. - Antara/Luqman Hakim

Bisnis.com, YOGYAKARTA – Aneka penganan khas untuk takjil ditawarkan oleh para pedagang di Pasar Sore Ramadan di Kauman Yogyakarta, dan jajanan kicak adalah menu yang paling dicari oleh masyarakat sejak awal bulan puasa.

Salah satu penjual kicak, Sukriani, mengatakan selain rasa yang enak, jajanan berbahan baku ketan dan nangka itu menjadi jajanan paling dicari oleh para pengunjung karena hanya dibuat saat Ramadhan.

"Dicari di luar Ramadan tidak ada dan kicak hanya dapat ditemui di (Pasar Sore Ramadhan) Kauman, Yogyakarta," kata Sukriani yang mengaku telah memproduksi dan menjual kicak sejak 1993.

Menurut dia, sejak awal Ramadan, penjualan kicak terus meningkat. Setiap hari, Sukriani mengaku bisa menjual hingga 50 kotak dengan harga Rp3.000 per kotak untuk porsi kecil dan Rp4.000 untuk porsi besar.

"Produksi per hari tidak tentu, tapi setiap hari bisa lebih dari 50 kotak," tuturnya.

Kicak terbuat dari ketan yang ditanak kemudian ditumbuk, kemudian disajikan dengan taburan kelapa parut, gula pasir, aroma vanili, dan daun pandan serta sepotong kecil buah nangka untuk menambah rasa.

Pasar Sore Ramadan di Kampung Kauman, Yogyakarta, menjadi ajang wisata kuliner warga yang ingin berburu jajanan takjil sambil menunggu waktu berbuka puasa.

Selain kicak, banyak jenis makanan tradisional lainnya seperti risol, apem, lumpia, hingga kue lumpur. Ada dua penganan tradisonal yang konon hanya dapat ditemukan saat bulan puasa yakni kicak ketan dan kacang kumbon.

"Tetapi yang sering ditanya memang kicak. Bukan hanya warga Yogyakarta, bahkan warga luar daerah sampai turis juga suka kicak," kata Sukriani.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
yogyakarta, Ramadan

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top