Masjid dan Gereja Terdalam di Dunia Ada di Indonesia

PT Freeport Indonesia menghadirkan masjid terdalam di dunia yang berlokasi di daerah Tembagapura, Timika Papua dengan kedalaman 1.700 meter di bawah permukaan bumi.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 30 Mei 2019  |  06:50 WIB
Masjid di dalam tambang PT Freeport - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Freeport Indonesia menghadirkan masjid terdalam di dunia yang berlokasi di daerah Tembagapura, Timika Papua dengan kedalaman 1.700 meter di bawah permukaan bumi.

Budi Sutrisna, karyawan PT Freeport Indonesia yang juga merupakan pengurus Masjid terdalam di dunia itu menyebutkan masjid yang didirikan pada 2016 itu dinamakan Masjid Baabul Munawwar.

Nama tersebut menurutnya, memiliki arti Pintu Tempat Cahaya yang kini ramai digunakan oleh seluruh karyawan PT Freeport Indonesia yang beragama Islam untuk melakukan ibadah sehari-hari.

“Adapun untuk kegiatan selama bulan Ramadan, kita usahakan setiap hari Jumat itu paling tidak seminggu sekali kami adakan buka bersama di Masjid Baabul Munawwar,” tuturnya dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (30/5/2019).

Dia mengatakan karyawan PT Freeport Indonesia yang aktif mengikuti kegiatan di Masjid Baabul Munawwar itu, kebanyakan berasal dari bagian operasional tambang bawah tanah seperti bagian mekanik, konstruksi, operator, elektrik, instrument dan lainnya.

Budi menjelaskan saat berbuka puasa, biasanya para karyawan Islam menghentikan pekerjaan sejenak untuk membatalkan puasa, sekaligus menunaikan ibadah salat Magrib. Setelah itu, dia mengatakan semua karyawan akan kembali ke posnya masing-masing untuk kemudian berkumpul kembali di masjid dan menunaikan salat Isya serta Tarawih setelahnya.

Baca Juga : Harga Emas Hari Ini

“Jadi, setelah mereka selesai pembagian tugas, sekitar kurang lebih setengah jam, mereka kembali ke masjid untuk melaksanakan salat Isya secara berjamaah dan dilanjutkan Tarawih. Setelah itu mereka kembali ke pekerjaannya masing-masing, melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawabnya” katanya.

Kemudian, khusus di hari Jumat, karyawan muslim akan mendapatkan menu berbuka yang berbeda dari biasanya. Selain itu, pihak pengurus masjid juga mendatangkan Ustadz khusus dari Yayasan Masyarakat Muslim (YMM) untuk memberikan tausiah kepada jamaah masjid tersebut.

“Kami biasanya engundang Ustadz dari Yayasan Masyarakat Muslim (YMM) untuk menjadi imam sekaligus penceramah di kultum (kuliah tujuh menit). Di samping itu, kita juga mengagendakan berbagai kegiatan lainnya yang bisa mengeratkan silaturahmi di antara para Jemaah," ujarnya.

Senada disampaikan, Vice President Corporate Communications PT Freeport Indonesia, Riza Pratama yang mengatakan bahwa perusahaan tersebut memang sengaja mendirikan masjid terdalam di dunia itu sebagai bentuk komitmen perusahaan atas kehidupan beragama seluruh karyawannya.

Dia berpandangan, sebagai perusahaan dengan jumlah karyawan mencapai lebih dari 28.000 orang, PT Freeport Indonesia tentunya menjadi rumah bagi banyak individu dengan keyakinan yang berbeda. Karena itu, kenyamanan karyawan dalam menjalankan ibadah selalu menjadi prioritas utama perusahaan.

“Dengan jumlah karyawan yang begitu besar, tentu saja kenyamanan mereka dalam menjalankan ibadah sesuai kepercayaan merupakan prioritas kami. Karena itulah pada bulan yang suci ini, kami juga memastikan karyawan kami yang beragama muslim untuk dapat menjalankan ibadah dengan maksimal," tuturnya.

Tak hanya masjid, untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan spiritual semua karyawan PT Freeport Indonesia, pihak perusahaan juga menyediakan fasilitas Gereja bagi karyawannya yang beragama Kristiani.

Gereja yang bernama Oikumene Soteria ini terletak secara berdampingan dengan Masjid Baabul Munawwar. Di tahun 2017, keduanya pun mendapatkan piagam rekor dari Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) sebagai Masjid dan Gereja terdalam di Indonesia, bahkan di dunia.

“Selain untuk memenuhi kebutuhan karyawan, keberadaan rumah ibadah secara berdampingan ini juga merupakan bentuk toleransi antar umat beragama dan simbol keberagaman karyawan PT Freeport Indonesia," katanya.

Potret keberagaman dan toleransi beragama di PT Freeport Indonesia ini pun menuai pujian dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan. Dalam akun Twitternya @jonan_ignasius pada 6 Mei lalu, mantan Dirut PT KAI itu menyebut bahwa keberadaan kedua rumah ibadah di perut bumi merupakan wujud kebhinekaan di Indonesia.

“Selamat Menunaikan Ibadah Puasa. Di kedalaman 1.760 m di bawah permukaan tanah di komplek tambang bawah tanah Freeport Indonesia, terdapat Masjid Baabul Munawwar yang berdampingan dengan Gereja Oikumene Soteria. Inilah wujud kebhinekaan Indonesia” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Ramadan

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top