Pemkab Bangka Tengah Salurkan 5.000 Kg Daging Bersubsidi

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyalurkan 5.000 kilogram daging bersubsidi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Mei 2019  |  22:41 WIB
Kepala Disperindagkop Bangka Tengah, Kaharudin saat menyalurkan daging sapi bersubsidi kepada masyarakat, Jumat (31/5/2019). - Antara/Ahmadi

Bisnis.com, KOBA – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyalurkan 5.000 kilogram daging bersubsidi.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kabupaten Bangka Tengah, Kaharudin, mengatakan 5.000 kg daging bersubsidi itu dibagikan kepada masyarakat kurang mampu di enam kecamatan di daerah itu.

"Jadi, total semua yang dibagikan ke masyarakat 5.000 kilogram dengan harga jual Rp30.000 per kg atau jauh lebih murah dibandingkan dengan harga di pasar," ujarnya di Koba, ibu kota Bangka Tengah, pada Jumat (31/5/2019).

Dia menambahkan program penyaluran daging bersubsidi ini digelar setiap tahun menjelang atau satu minggu sebelum Idulfitri untuk membantu masyarakat kurang mampu yang kesulitan membeli daging dengan harga mencapai Rp120.000 per kg.

"Penerima daging bersubsidi ini adalah mereka yang sudah terdata dan didata pihak desa. Mereka datang ke pasar daging bersubsidi yang digelar di desa dengan membawa kupon dan berhak mendapatkan daging murah," lanjutnya.

Kaharudin menjelaskan harga daging bersubsidi ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp60.000 per kilogram.

"Tahun ini kami juga dengan harga Rp30.000 per kilogram, awalnya kami tetapkan Rp40.000 per kg, tetapi bupati minta diturunkan lagi menjadi Rp30.000 per kg," ujarnya.

Warga sangat antusias membeli daging bersubsidi sehingga hanya dalam hitungan jam kuota yang kami sediakan sudah habis terjual.

"Ini tentu sesuai dengan keinginan kami mengharapkan antusias warga sehingga semua daging bersubsidi tersalurkan kepada mereka yang berhak menerima," paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
harga daging, bangka belitung

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top