Ratusan Mualaf di Pegunungan Meratus Akan Dibina Yayasan Ini

Para mualaf di kawasan Pegunungan Meratus diperkirakan mencapai ratusan. Mereka menyebar di beberapa lokasi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 April 2021  |  14:25 WIB
Ilustrasi - Sistem pertanian di lereng Pegunungan Meratus - wikipedia

Bisnis.com, BANJARMASIN - Para mualaf Pegunungan Meratus di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, akan mendapat bimbingan dari Yayasan Dangsanak Kita.

Hal itu diketahui setelah yayasan yang bergerak dalam kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan itu mencapai kesepakatan dengan beberapa di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.

Hal itu disampaikan Ketua Yayasan Dangsanak Kita Fachrurazie di Paringin, Selasa (13/4/2021).

Pihak Yayasan telah bertemu dengan Pemerintah Kabupaten Balangan, Kantor Kementerian Agama Balangan, MUI Balangan, Baznas setempat , dan pihak Panitia Penuntutan Kabupaten Balangan (PPKB) di aula mess Pemkab Balangan.

Dalam pertemuan lima pihak dicapai kesepakatan untuk membina para mualaf di kawasan Pegunungan Meratus. Jumlah para mualaf diperkirakan mencapai ratusan. Mereka menyebar di beberapa lokasi.

Selain itu, semua pihak sepakat untuk memberikan berbagai solusi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan para mualaf. Disebutkan bahwa kondisi kesejahteraan para mualaf tersebut cukup tertinggal.

Di samping itu pihak Yayasan akan memberikan peluang kepada anak-anak para mualaf untuk sekolah di pondok pesantren.

Untuk mematangkan kesepakatan tersebut, kata Fachrurazie, akan ada pertemuan lanjutan. Pertemuan tersebut diharapkan bisa difasilitasi pemkab setempat.

Sehari sebelumnya pihak yayasan sudah melakukan perjalanan ke beberapa lokasi kantong para mualaf seperti di Desa Palipi dan Mentoyan.

Rombongan sempat berdialog dengan para mualaf yang menyatakan bergembira jika ada pihak yang melakukan pembinaan, terkait peningkatan akidah maupun kesejahteraan.

Sebelumnya pihak yayasan juga menyemangati kegiatan keagamaan pihak mualaf di Pegunungan Meratus seperti di Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Paramasan Kabupaten Banjar.

Di Paramasan, yayasan sudah membeli sebuah tanah seluas satu hektare. Tanah itu sudah diwakafkan dan sekarang dibangun sebuah gedung Islamic Center yang digunakan untuk pembinaan mualaf.

Dikutip dari Wikipedia, Meratus merupakan kawasan pegunungan yang berada di tenggara Pulau Kalimantan. Meratus membelah Provinsi Kalimantan Selatan menjadi dua.

Pegunungan ini membentang sepanjang ± 600 km² dari arah baratdaya-timulaut dan membelok ke arah utara hingga perbatasan provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

Titik tertinggi di rangkaian Pegunungan Meratus adalah Gunung Halau-halau yang memiliki ketinggian 1.901 Mdpl.

Secara geografis kawasan Pegunungan Meratus terletak di antara 115°38’00" hingga 115°52’00" Bujur Timur dan 2°28’00" hingga 20°54’00" Lintang Selatan.

Pegunungan ini menjadi bagian dari 8 kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan yaitu Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kabupaten Balangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kabupaten Tabalong, Kabupaten Tanah Bumbu, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tapin.

Sedangkan di Provinsi Kalimantan Timur, Pegunungan Meratus mencangkup Kabupaten Paser, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Barat bagian selatan.

Sementara di Provinsi Kalimantan Tengah Pegunungan Meratus meliputi sebagian kecil Kabupaten Barito Utara dan Kabupaten Barito Timur.

Pegunungan Ofiolit

Pegunungan Meratus merupakan sebuah pegunungan ofiolit yang sejak Paleogen telah terletak di sebuah wilayah yang jauh dari tepi-tepi konvergensi lempeng.

Pegunungan Meratus mulai terangkat pada Miosen Akhir dan efektif membatasi Cekungan Barito di sebelah baratnya pada Plio-Pleistosen.

Titik tertinggi di rangkaian Pegunungan Meratus adalah Gunung Halau-halau atau Gunung Besar atau Gunung Meratus yang memiliki ketinggian 1.901 Mdpl di perbatasan tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Kabupaten Tanah Bumbu di Provinsi Kalimantan Selatan.

Gunung-gunung lainnya adalah Gunung Kahung (1.458 Mdpl), Gunung Walungan (1.184 Mdpl), Gunung Lima (1.245 Mdpl), Gunung Rorokoan (1.210 Mdpl), Gunung Huluwani (1.660 Mdpl), Gunung Banyutawar (1.560 Mdpl), Gunung Bibitanbainah (1.580 Mdpl), Gunung Sarempaka (1.210 Mdpl) dan Gunung Tindihan (1.200 Mdpl).

Sejumlah sungai yang berasal dari pegunungan ini diantaranya adalah Sungai Riam Kanan (Sungai Martapura), Sungai Riam Kiri, Sungai Negara, Sungai Asamasam, Sungai Kintap, Sungai Satui, Sungai Sebamban, Sungai Kusan, Sungai Batulicin, Sungai Cantung, Sungai Sampanahan, Sungai Durian (Sungai Manunggu), Sungai Cengal, Sungai Pasir, Sungai Long Kali, Sungai Riko, Sungai Tapin dan Sungai Sepaku. Terdapat Waduk Riam Kanan di pegunungan ini yang menjadi waduk terbesar di Kalimantan Selatan yang ada di Aranio, Aranio, Banjar.

Vegetasi dan Fauna

Pegunungan Meratus merupakan kawasan berhutan yang bisa dikelompokkan sebagai hutan pegunungan rendah.

Kawasan ini memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi dengan beberapa vegetasi dominan seperti Meranti Putih (Shorea spp), Meranti Merah (Shorea spp), Agathis (Agathis spp), Kanari (Canarium dan Diculatum BI), Nyatoh (Palaquium spp), Medang (Litsea sp), Durian (Durio sp), Gerunggang (Crotoxylon arborescen BI), Kempas (Koompassia sp), Belatung (Quercus sp).

Di sepanjang pegunungan terdapat banyak perkebunan karet.

Fauna khas juga terdapat di bentangan Pegunungan ini seperti Kera ekor panjang, Rusa, Kijang, Kucing Hutan, Tupai Kecil, Jenis Katak, Jenis Reptil, Tum-Tum, Jenis Kupu-Kupu dan Serangga, Ikanular tropidolaemus spesis baru bergaris putih, garis merah dan garis hijau.

Di kawasan ini juga terdapat Iguana Meratus, burung berjambul dan patuk panjang, katak bertanduk, katak darah bintik, tokek belang, primata uwa-uwa putih dan merah dan Maskot Kalimantan Selatan yaitu Bekantan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Ramadan, meratus, mualaf, Kalsel

Sumber : Antara/Wikipedia

Editor : Saeno
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top