Kunci Daya Tahan Tubuh Anak Kuat saat Puasa di Tengah Pandemi Covid-19

Anak juga harus mendapatkan nutrisi lain yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh, salah satunya adalah asupan probiotik dan prebiotik.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 April 2021  |  09:40 WIB
Anak sehat. - Unicef

Bisnis.com, JAKARTA - Meski masih dilanda pandemi Covid-19, umat muslim tetap menjalankan ibadah puasa sambil memperkenalkannya kepada buah hati agar bisa belajar berpuasa sejak kecil.

Orangtua tidak perlu khawatir daya tahan tubuh anak akan menurun selama berpuasa, sehingga tidak mampu melawan kuman dan virus penyakit.

Head of Medical KALBE Nutritionals drMuliaman Mansyur menjelaskan, bahwa selama anak dipastikan mendapatkan asupan nutrisi yang memadai saat sahur dan berbuka puasa, daya tahan tubuhnya tak menurun.

“Kunci utama menjaga anak tetap bugar dan daya tahan tubuhnya tetap kuat adalah mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Saat puasa di tengah pandemi Covid-19, orangtua bisa menerapkan pola makan dengan gizi seimbang dan cukup cairan pada anak saat sahur dan berbuka puasa,” papar Muliaman dikutip dari siaran resmi, Senin (19/4/2021).

Riset menunjukkan, bahwa orangtua saat ini memang sudah semakin menyadari efek positif nutrisi pada kesehatan dan daya tahan tubuh anak mereka, termasuk kesadaran akan pentingnya asupan nutrisi yang sehat.

Survei daring Morinaga Chil*Go! pada akhir Februari 2021 menunjukkan hampir 85 persen ibu di Indonesia menjadikan asupan nutrisi menjadi prioritas mereka selama pandemi Covid-19, dan bahkan lebih dari 86 persen mengaku sangat ketat memastikan asupan makanan bergizi seimbang untuk anak setiap hari.

“Pada saat berpuasa atau belajar puasa, anak tetap membutuhkan nutrisi harian yang terdiri dari nutrisi makro (karbohidrat, protein, lemak) dan nutrisi mikro (vitamin dan mineral) agar setiap proses biologis yang terjadi dalam tubuhnya dapat berjalan dengan optimal," kata dia.

Oleh karena itu, anak juga harus mendapatkan nutrisi lain yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh, salah satunya adalah asupan probiotik dan prebiotik.

"Penting bagi orang tua memastikan agar anak mendapatkan semua zat gizi yang dibutuhkannya pada saat sahur dan berbuka puasa,” lanjut Muliaman.

Probiotik adalah bakteri baik yang hidup di saluran pencernaan sedangkan prebiotik adalah sejenis serat yang menjadi sumber makanan bakteri baik termasuk probiotik agar bisa tumbuh, berkembang dan bekerja dengan efisien.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Puasa, Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top