Bisnis Kue Kering: Pedagang Konvensional Masih Tunggu Pembeli

Selain banyak penjual dadakan kue kering termasuk yang melayani pemesanan secara online, pandemi Covid-19 juga membuat jualan pedagang konvensional menjadi sepi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 04 Mei 2021  |  10:55 WIB
Seorang pekerja menata kue kering yang baru saja dipanggang. - Antara/Adiwinata Solihin

Bisnis.com, GORONTALO - Animo masyarakat untuk membeli kue kering dari pedagang konvensional menjelang Lebaran Idulfitri 1442 masih belum tinggi.

Kondisi di pasar tradisional Kota Gorontalo menunjukkan minat pembeli kue kering yang sepi tersebut, padahal sekarang Ramadan sudah memasuki pekan keempat.

Penjualan kue kering di sejumlah pasar tradisional di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, tampak masih sepi pembeli.

Pada Selasa (4/5/2021) masih banyak pedagang kue kering yang memiliki barisan beragam jenis kue di dalam toples yang belum terjual.

Siti, salah seorang pedagang kue kering, mengaku pembeli sekarang masih kurang karena banyaknya pedagang kue musiman saat bulan Ramadan.

"Apalagi menjelang Lebaran, banyak yang jualan kue kering. Selain itu masa pandemi Covid-19 juga membuat jualan kami sepi," ujarnya.

Saat ini Siti hanya dapat menjual enam hingga 10 toples dalam sehari. Jumlah tersebut berkurang drastis dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya.

"Untuk kue kering yang saya jual, harganya bervariasi yaitu mulai Rp65 ribu hingga Rp175 ribu per toples ukuran kecil dan Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per toples besar tergantung jenis kue," ungkapnya.

Sementara itu, sejumlah pembeli mengaku saat ini sudah banyak sekali pilihan untuk membeli kue kering, bahkan sudah bisa dibeli secara online atau daring.

Pembelian secara daring dan banyaknya pedagang musiman membuat pedagang konvensional di pasar-pasar tradisional mulai berkurang peminatnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
lebaran, kue kering, idulfitri

Sumber : Antara

Editor : Saeno
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top